Pontianak Today – Kasus kematian Marsel, anak SD di Sambas yang sempat dikabarkan menghilang akhirnya terungkap. Marsel dibunuh oleh temannya sendiri lantaran permasalahan utang senilai Rp 200 ribu usai membeli akun gim online Mobile Legends dan jasa joki kepada pelaku AW.
Wakapolres Sambas, Kompol Hoerrudin mengatakan bahwa Pelaku AW dan Marsel merupakan teman bermain gim online Mobile Legends, keduanya masih di bawah umur.

Kompol Hoerrudin dalam rekonstruksi menjelaskan kronologi pembunuhan Marsel bermula pada pertengahan Januari 2024. Pelaku menagih utang kepada korban senilai Rp 200 ribu, namun korban mengaku belum mempunyai uang. Padahal saat itu pelaku mengaku melihat korban membawa uang di saku celana dan di silikon ponselnya.
Merasa sakit hati utangnya tidak dibayar, pelaku akhirnya merencanakan pembunuhan terhadap Marsel dan membuang jasadnya di hutan.

Pembunuhan itu dilakukan pada Selasa (27/2/24) sekitar pukul 20.30 WIB di sebuah kebun jeruk yang terletak di Dusun Matang Kuang, Desa Matang Segarau, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.
Polres Sambas bergerak cepat dan berhasil mengamankan AW di Aruk, pelaku kemudian di bawa ke Polres Sambas pada Rabu (6/3/24).




