Thursday, April 16, 2026
spot_img

Kisah Guru Honorer di Kupang Barat, 23 Tahun Mengabdi dengan Gaji Rp 223 Ribu

Pontianak Today – Sebuah video yang diunggah akun Instagram @watchdoc_insta mendadak menyita perhatian publik dan mengundang empati warganet. Video tersebut menyoroti kisah Agustinus, seorang guru honorer di salah satu sekolah di Kupang Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang telah mengabdikan diri selama 23 tahun di dunia pendidikan, namun masih harus menghadapi kenyataan hidup yang serba terbatas.

Sebagaimana dikutip dari Instagram @watchdoc_insta, Agustinus tampak menahan haru saat menceritakan kondisi penghasilannya yang semakin tertekan. Ia mengungkapkan bahwa gaji yang diterimanya terdampak kebijakan efisiensi program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Jika sebelumnya ia memperoleh sekitar Rp 600 ribu per bulan, kini jumlah tersebut menyusut drastis menjadi Rp 223 ribu.

Gaji yang diterima Agustinus diketahui bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), yang pencairannya kerap tidak menentu. Kondisi ini membuat kehidupan sehari-harinya berada dalam ketidakpastian, meski tanggung jawab sebagai pendidik tetap ia jalani dengan penuh dedikasi.

Dengan suara bergetar, Agustinus menyampaikan bahwa satu-satunya alasan yang membuatnya terus bertahan adalah kebahagiaan melihat murid-muridnya tumbuh, menjadi pribadi yang baik, dan meraih masa depan yang lebih cerah. Di tengah keterbatasan yang ia alami, keberhasilan para siswa menjadi penguat langkahnya untuk tetap mengajar.

Kisah Agustinus menjadi potret nyata perjuangan guru honorer di daerah, yang kerap luput dari perhatian. Di saat para murid melangkah maju mengejar cita-cita, kehidupan sang guru justru seolah berjalan di tempat, bergulat dengan realitas pengabdian panjang yang belum berbanding lurus dengan kesejahteraan.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular