Pontianak Today – Tahun Baru Imlek yang telah dirayakan kaum etnis Tionghoa selama bertahun-tahun lamanya memiliki beragam tradisi yang kerap dilakukan. Apa saja, ya?
Berikut adalah beberapa kebiasaan orang Tionghoa yang dilakukan menjelang Imlek.
- Mandi dan mencuci pakaian
Mencuci pakaian dan mandi dengan baik merupakan kegiatan yang melambangkan pembersihan segala nasib buruk dan potensi penyakit di Tahun Baru Imlek mendatang. - Memasang dekorasi
Orang-orang Tionghoa mulai memasang dekorasi yang merupakan bagian dari perayaan Imlek. Mereka melapisi jendela dan pintu rumah dengan kuplet dan potongan kertas yang berisikan karakter kebahagiaan. - Menggiling tahu
Tradisi menggiling tahu juga berasal dari Taoisme. Menurut mitos Tao, Kaisar Giok akan turun ke bumi untuk memeriksa rumah penduduk setelah menerima laporan dari Dewa Dapur.
Kebanyakan rumah tangga lebih suka makan tahu untuk menunjukkan betapa miskinnya hidup mereka dan untuk menghindari kemungkinan hukuman dari dewa surga.
- Mengonsumsi daging
Di tempat-tempat seperti kota Beijing dan Tianjin, tradisi lama mereka adalah memakan ayam jago. Kebanyakan orang lebih memilih ayam jago ketimbang ayam betina karena penampilannya yang megah dan dipercaya bahwa hal itu akan membawa keberuntungan. Daging juga mewakili perayaan terbesar sepanjang tahun.
Keluarga lain yang tidak beternak babi dapat pergi ke pekan raya setempat untuk membeli sepotong daging. Pada masyarakat agraris di masa lalu, mereka hampir tidak mempunyai kesempatan untuk menikmati daging, kecuali saat Festival Musim Semi.
- Mengukus roti
Mengukus roti menjadi salah satu tradisi masyarakat Tionghoa di banyak daerah saat menjelang Festival Musim Semi karena dipercaya mempunyai harapan akan keberuntungan dan kebahagiaan.
Demikian lima kebiasaan orang Tionghoa yang kerap dilakukan menjelang Imlek.




