Friday, June 12, 2026
spot_img

Donata Dirasig Krisantus Hadiri Panen Raya Jagung PKK Bengkayang, Dorong Ketahanan Pangan dan UMKM

Pontianak Today – Panen raya jagung yang digelar Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkayang di Kebun Kolektif PKK, Kecamatan Sanggau Ledo, menjadi momentum untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong peningkatan ekonomi keluarga melalui pemanfaatan lahan produktif.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 5 Juni 2026, tersebut dihadiri Ketua Bidang I Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Donata Dirasig. Kehadirannya disambut langsung oleh Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, Ketua TP PKK Kabupaten Bengkayang Anita Sebastianus Darwis, jajaran pengurus PKK, serta unsur Forkopimda Kabupaten Bengkayang.

Panen raya ini menjadi bukti nyata komitmen gerakan PKK dalam mendorong pemanfaatan lahan produktif yang tidak hanya meningkatkan hasil pertanian, tetapi juga membuka peluang usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Dalam sambutannya, Donata Dirasig menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Kabupaten Bengkayang, para kader, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi hingga panen raya dapat terlaksana dengan baik.

Menurutnya, keberhasilan panen jagung tersebut menunjukkan bahwa gerakan PKK tidak hanya sebatas program dan perencanaan, tetapi mampu diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Hari ini kita melihat bukti bahwa gerakan PKK mampu menghadirkan kegiatan produktif yang berdampak langsung terhadap masyarakat. Ini menunjukkan peran nyata PKK dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.

Ia menilai keberhasilan panen raya menjadi gambaran bahwa kader PKK memiliki kontribusi penting dalam mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan ekonomi produktif.

Donata juga mengajak seluruh kader PKK menjadikan momentum panen raya sebagai pemicu semangat untuk terus mendampingi masyarakat dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal yang ada di daerah masing-masing.

Ia mendorong agar hasil panen jagung tidak hanya dipasarkan dalam bentuk bahan mentah, tetapi diolah menjadi berbagai produk turunan yang memiliki nilai tambah dan nilai jual lebih tinggi.

“Jangan hanya menjual jagung dalam bentuk mentah. Kita harus mendorong kader PKK dan pelaku UMKM mengembangkan produk olahan seperti camilan, tepung jagung, maupun berbagai produk kreatif lainnya agar manfaat ekonominya lebih besar bagi keluarga,” katanya.

Sementara itu, Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis menegaskan bahwa kegiatan penanaman hingga panen jagung tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi pertanian, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Menurutnya, upaya peningkatan produksi jagung sejalan dengan target pemerintah untuk mencapai swasembada dan mengurangi ketergantungan terhadap impor komoditas tersebut.

Ia juga mengapresiasi program Jagung Presisi yang diinisiasi Polri dan berharap gerakan serupa dapat terus diperkuat melalui program Jagung PKK yang melibatkan masyarakat secara langsung.

“Hari ini kita tidak hanya memanen jagung, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan untuk mendukung terwujudnya swasembada jagung. Semua pihak harus mengambil peran, termasuk TP PKK melalui program-program pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Panen raya jagung di Bengkayang menjadi contoh keberhasilan kolaborasi antara pemerintah daerah, TP PKK, dan masyarakat dalam memanfaatkan lahan produktif untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.

Ke depan, pengembangan budidaya jagung dan produk olahannya diharapkan terus berkembang sehingga mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular