Saturday, June 27, 2026
spot_img

TEPELIMA 7 Hadirkan Ruang Inklusif, Komunitas Tuli Ikut Berdialog Lintas Iman

Pontianak Today – Peluncuran e-book Ekoteologi pada Temu Pemuda Lintas Iman Kalimantan Barat ke-7 (TEPELIMA 7) menegaskan pentingnya inklusivitas dalam ruang dialog lintas iman. Selain mempertemukan peserta dari beragam latar belakang keagamaan, kegiatan ini juga memberi ruang partisipasi bagi komunitas Tuli melalui keterlibatan dalam diskusi hingga penampilan seni.

“Saya benar-benar bisa memahami dan belajar. Saya belajar tentang kebudayaan dan agama yang berbeda-beda, seperti Katolik, Cina, dan lainnya,” jelas Aris, peserta dari komunitas Tuli melalui penerjemah bahasa isyarat, Jumat, 26 Juni 2026.

Bagi Aris, kegiatan itu juga memberinya sudut pandang baru yang sebelumnya belum pernah ia temui. Ia ikut terlibat dalam diskusi, terutama yang membahas isu lingkungan.

“Saya ikut diskusi, bertanya tentang tujuannya apa. Tentang lingkungan, tentang dunia, tentang larangan membuang sampah dan menebang pohon. Itu benar-benar baru saya dapatkan sekarang,” katanya.

Tak hanya berdiskusi, Aris juga terlibat langsung dalam penampilan seni. Untuk pertama kalinya, ia tampil dalam pertunjukan teater dan menyaksikan teman-temannya membawakan lagu dalam bahasa isyarat. Meski sempat merasa gugup, pengalaman itu meninggalkan kesan yang kuat.

“Ada rasa takut karena ini pertama kali teater, tapi hari ini saya sangat senang,” tuturnya.

Aris berharap semakin banyak kegiatan yang inklusif bagi komunitas Tuli. Ia juga berencana mengajak lebih banyak teman Tuli untuk berpartisipasi dalam kegiatan serupa.

“Kalau ada informasi seperti ini lagi, saya akan mengajak teman-teman Tuli agar bisa ikut. Biar kami juga bisa mengenal budaya dan agama,” ujarnya.

Bagi Aris, keterlibatan itu bukan sekadar tampil, melainkan juga kesempatan untuk belajar dan merasa dilibatkan.

“Saya sangat senang mengikuti kegiatan ini. Ilmunya luar biasa,” pungkasnya.

Penulis: Denys Rahma Santoso

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular