Saturday, May 2, 2026
spot_img

Sempat Diejek Bangun Rumah Terapung, Rumah Kakek ini Selamat dari Banjir

Pontianak Today – Membangun rumah terapung agar terhindar dari banjir tahunan, kakek asal Kampung Tebak, Air Putih, Kemaman, Malaysia sempat diejek, ditertawakan, dan idenya dianggap remeh.

Namun siapa sangka saat curah hujan tinggi mengguyur sebagian wilayah Malaysia beberapa bulan terakhir, rumah buatan tangan kakek A. Bakar Che Ahmad justru aman dan selamat dari banjir besar.

Kakek berusia 67 tahun ini berinovasi menggunakan tong plastik besar sebanyak 69 buah agar rumahnya dapat mengapung di air. Tong-tong ini yang nantinya menjadi pelampung untuk rumah kayu Che Ahmad.

Ia telah menghabiskan dana sekitar 47 ribu ringgit atau sekitar Rp 165,3 juta untuk membangun secara keseluruhan rumah terapung.

Che Ahmad membangun rumah terapung lantaran rumah lamanya semakin lapuk karena selalu terendam banjir tiap musim hujan terlebih rumahnya terbuat dari kayu.

Namun, kini ia tak khawatir karena rumah terapung buatannya mampu menghindari banjir hingga 5 meter.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular