Sunday, September 27, 2026
spot_img

Ria Norsan: Karhutla Belum Selesai, Operasi Darat dan Udara Terus Diperkuat

Pontianak Today – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalbar belum selesai dan akan terus diperkuat hingga titik api benar-benar terkendali.

Penanganan dilakukan melalui operasi darat, modifikasi cuaca (OMC), serta waterbombing, dengan perhatian khusus terhadap kawasan gambut yang dinilai memiliki tantangan tersendiri dalam proses pemadaman.

“Karhutla belum selesai. Memang sebagian besar sudah berhasil kita tangani, tetapi masih ada yang membutuhkan penanganan,” ujar Ria Norsan usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto secara daring, Rabu, 16 September 2026.

Menurut Norsan, operasi darat akan terus difokuskan pada titik-titik api yang masih muncul, terutama di lahan gambut. Api di kawasan tersebut dapat bertahan di bawah permukaan sehingga berpotensi kembali muncul meski api di permukaan telah dipadamkan.

Selain operasi darat, Pemprov Kalbar tetap menjalankan waterbombing serta meningkatkan patroli dan pemantauan untuk mendeteksi titik api baru. Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) juga terus didukung, meski pelaksanaannya masih menghadapi kondisi atmosfer yang kering dan terbatasnya pertumbuhan awan hujan.

Norsan mengatakan penanganan karhutla secara masif dan berkelanjutan masih diperlukan hingga awal November 2026. Karena itu, upaya pemadaman sekaligus pencegahan munculnya kembali titik api akan terus dilakukan.

“OMC tetap kita dukung dan operasi udara juga terus berjalan sesuai kondisi di lapangan. Tetapi kondisi cuaca masih menjadi tantangan,” katanya.

Ia menambahkan, Pemprov Kalbar akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, TNI/Polri, pemerintah kabupaten dan kota, dunia usaha, akademisi, serta masyarakat untuk memastikan penanganan karhutla berjalan terpadu.

Penulis: Alia Aqila Putri

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular