Pontianak Today – Satreskrim Polres Singkawang saat ini masih memburu pelaku pembunuhan warga di Singkawang sekaligus pria yang terlibat kejar-kejaran lantaran menolak membayar PSK yang disewanya pada Senin (11/3/24) lalu.
Kapolres Singkawang AKBP Fathcur Rochman mengungkapkan bahwa peristiwa pembunuhan bermula saat pelaku menolak membayar PSK sesuai tarif yang disepakati melalui aplikasi MiChat usai berhubungan badan di Hotel Rajawali.
“Selesai berhubungan badan pelaku menolak membayar Rp 300 ribu dan meninggalkan PSK di Hotel Rajawali. Wanita itu kemudian menghubungi temannya soal tamu darinya yang tidak mau bayar dengan menyebutkan ciri-cirinya agar tamu tersebut dicari,” jelas AKBP Fathcur.
Saat insiden kejar-kejaran inilah pelaku menikam warga menggunakan senjata tajam di Jalan Sama-sama, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Kota Singkawang hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.
“Korban sebelumnya sempat dilarikan ke rumah sakit Harapan Bersama Singkawang namun nyawanya tidak tertolong. Pada tubuh korban ditemukan luka terbuka di bagian leher sebelah kanan yang disebabkan benda tajam,” jelasnya.
AKBP Fathcur menegaskan pihaknya sedang melakukan penyelidikan dan telah mengantongi identitas terduga pelaku. Polisi menduga pelaku berusaha melarikan diri ke luar Kota Singkawang agar jejaknya hilang.
Pihak kepolisian yang mendatangi lokasi kejadian mengamankan sejumlah barang bukti berupa sepeda motor vario berwarna merah 150 CC dengan nopol KB 6395 CW yang diduga milik pelaku serta pakaian lengkap milik korban.




