Pontianak Today – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus menegaskan komitmennya dalam percepatan pembangunan dan pemerataan infrastruktur di seluruh wilayah melalui penetapan 6 Proyek Strategis Daerah Tahun 2026, yang resmi tertuang dalam Keputusan Gubernur Kalimantan Barat Nomor 103/RO-Adpem/2026. Langkah ini menjadi strategi penting untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta memperkuat sektor budaya dan pariwisata di Kalbar.
Keenam proyek strategis tersebut mencakup peningkatan sejumlah ruas jalan utama, yakni Jalan Tumbang Titi-Tanjung, Jalan Tanjung-Marau, Jalan Sukadana-Teluk Batang, serta Jalan Kota Baru-Nanga Sokan. Selain itu, pemerintah juga fokus pada pengembangan sektor budaya dan pariwisata melalui Revitalisasi Pusat Pengembangan Kreativitas Seni Budaya dan Renovasi Kawasan Waterfront Sambas.
Dengan langkah ini, Pemprov Kalbar menghadirkan upaya nyata untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang dapat membuka akses antarwilayah, meningkatkan mobilitas masyarakat, serta memperkuat identitas budaya daerah. Proyek-proyek tersebut diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Kalimantan Barat.
Langkah strategis ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah menempatkan pembangunan infrastruktur dan penguatan budaya sebagai prioritas utama dalam agenda pembangunan 2026, selaras dengan visi memperkuat konektivitas dan kemajuan ekonomi daerah.




