Pontianak Today – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Rasau Jaya Umum, Sekunder C, Kabupaten Kubu Raya, Senin, 24 Agustus 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Ria Norsan menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI, pemerintah pusat, Kapolri, hingga Panglima TNI yang telah turun langsung ke Kalimantan Barat untuk melihat kondisi karhutla.
Ia juga mengapresiasi kedatangan Menteri Kehutanan yang turut meninjau langsung lokasi kebakaran untuk melihat kondisi di lapangan.
Ria Norsan menyebut, kondisi Karhutla di Kalbar saat ini mulai menunjukkan penurunan. Dari sebelumnya lebih dari 2.000 titik api, kini tersisa sekitar 28 titik api.
“Bahwa saat ini dari 2.000 lebih titik api, sampai hari ini sisa 28 titik api,” ujar Ria Norsan.
Meski jumlah titik api mengalami penurunan signifikan, Ria Norsan menegaskan seluruh pihak tetap harus meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, puncak fenomena El Nino diperkirakan terjadi pada September mendatang yang berpotensi meningkatkan risiko Karhutla.
“Kita tetap harus waspada karena puncak El Nino pada September mendatang,” tegasnya.
Pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait pun terus melakukan pemantauan dan penanganan karhutla guna mencegah meluasnya kebakaran, terutama di wilayah yang memiliki potensi tinggi terjadinya kebakaran lahan.
Penulis: Rabiansyah




