Wednesday, July 22, 2026
spot_img

Hari Pertama Sekolah, Harisson Ajak Ayah Aktif Dampingi Anak Lewat Gerakan GAMAS

Pontianak Today – Hari pertama masuk sekolah Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 3 Pontianak berlangsung dengan suasana yang hangat dan penuh makna, Senin (13/7/2026). Sejumlah orang tua, khususnya para ayah, tampak mengantar dan mendampingi anak-anak mereka memasuki gerbang sekolah sebagai bentuk dukungan dalam mengawali tahun ajaran baru.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, dr. H. Harisson, M.Kes., tampak hadir dan turut serta mengantar anak ke sekolah di hari pertama dimulainya tahun ajaran baru. Kehadirannya menjadi teladan nyata atas pentingnya keterlibatan ayah dalam mendampingi proses pendidikan dan tumbuh kembang anak.

Harisson menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) yang diinisiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak melalui surat edaran kepada seluruh kepala SD dan SMP, baik negeri maupun swasta.

“Gerakan ini bertujuan mendorong keterlibatan aktif ayah dalam mendampingi anak, khususnya pada momen penting di hari pertama sekolah. Kehadiran ayah bukan sekadar mengantar, tetapi juga memberikan dukungan emosional yang berarti bagi anak,” ujarnya.

Menurut Harisson, kehadiran ayah dapat menumbuhkan rasa aman, nyaman, dan percaya diri bagi anak saat memasuki lingkungan belajar. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan mental anak untuk mengikuti proses pendidikan.

Ia menegaskan, keberhasilan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara sekolah dan keluarga. Karena itu, sinergi kedua pihak perlu terus diperkuat melalui keterlibatan aktif seluruh anggota keluarga, termasuk ayah, dalam proses pengasuhan.

“Melalui Gerakan GAMAS ini, kita ingin membangun budaya pengasuhan yang lebih kolaboratif. Keterlibatan ayah diharapkan dapat meningkatkan semangat belajar anak, memperkuat karakter, serta menjadi fondasi dalam menyiapkan generasi yang unggul menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah, diharapkan semakin tumbuh kesadaran bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat. Keterlibatan aktif ayah sejak dini menjadi investasi berharga dalam membentuk generasi yang berkarakter, berdaya saing, dan siap menyongsong terwujudnya Indonesia Emas 2045.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular