Sunday, April 19, 2026
spot_img

Catat! Hindari 10 Dosa Ini Agar Pahala Tidak Habis di Akhirat

Pontianak Today – Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini karena setiap orang tidak pernah luput dari dosa. Namun, kita bisa menghindari perbuatan dosa dengan terus melakukan hal-hal baik agar mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Terdapat sejumlah perbuatan dosa yang harus dihindari oleh umat Islam agar pahala yang didapat selama ini tidak akan habis di akhirat. Berikut ulasan lebih lengkapnya.

  1. Bermaksiat di kala sepi
    Hal-hal maksiat seperti pacaran, riba, narkoba, serta miras merupakan kegiatan yang mendatangkan dosa dan tidak akan mendapat ampunan dari Allah SWT.

Rasulullah SAW telah memperingati hal tersebut kepada umat Islam:

كُلُّ أَمَّتِى مُعَافًى إِلاَّ الْمُجَاهِرِينَ

“Setiap umatku akan mendapat ampunan, kecuali orang-orang yang terang-terangan berbuat dosa.”

ما ظهرَ في قومٍ الزِّنا والرِّبا ؛ إلَّا أحلُّوا بأنفسِهِم عذابَ اللهِ

“Tidaklah perbuatan zina dan riba itu telah tampak secara terang-terangan di suatu kaum, kecuali mereka telah menghalalkan azab Allah bagi mereka sendiri.” (HR. Ahmad dari Abdullah bin Mas’ud)

  1. Durhaka kepada orang tua
    Janganlah kita berperilaku durhaka kepada kedua orang tua karena itu merupakan perbuatan dosa yang paling besar.

Dari Abu Bakrah Nufai’ bin al-Hârits Radhiyallahu anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Maukah aku beritahukan kepadamu dosa besar yang paling besar?” –Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya tiga kali–. Kami (para sahabat) menjawab, “Tentu, wahai Rasullullah.” Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Menyekutukan Allah dan durhaka kepada kedua orang tua.” Awalnya Beliau bersandar kemudian duduk dan bersabda, “Serta camkanlah, juga perkataan bohong dan saksi palsu.” Nabi selalu mengulanginya sehingga kami berkata (dalam hati kami), “Semoga Beliau diam.” (HR. Bukhari dan Muslim)

  1. Dengki
    Iri dengki juga menjadi salah satu perbuatan dosa sekaligus penyakit yang harus dihindari. Perasaan tidak senang saat melihat kebahagiaan orang lain dan selalu iri dengan kehidupan orang lain ini dapat menggugurkan pahala.

“Waspadalah terhadap hasad, sesungguhnya hasad mengikis pahala-pahala sebagaimana api memakan kayu.” (HR. Abu Dawud)

  1. Ghibah
    Perilaku buruk lainnya yang dilarang dalam Islam adalah tindakan ghibah atau bergunjing.

Larangan tersebut telah dijelaskan oleh Rasulullah SAW dalam hadis yang diriwayatkan Tirmidzi, “Barangsiapa menahan ghibah terhadap saudaranya, maka Allah akan menyelamatkan wajahnya dari api neraka kelak pada hari kiamat.” (HR. Tirmidzi)

  1. Murtad
    Murtad merupakan istilah bagi seseorang yang keluar dari agama Islam. Apabila seseorang benar-benar memutuskan untuk keluar dari agama Islam, maka semua amalan baik yang pernah dilakukan akan terhapus.

Salah satu dalil Alquran yang menyebutkan larangan murtad terdapat dalam surah Al-Baqarah ayat 217:

“Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.”

  1. Musyrik
    Musyrik diartikan sebagai orang yang menjadikan tuhan lain sebagai sekutu Allah SWT. Adapun pengertian musyrik lainnya yaitu orang yang menyamakan Allah SWT dengan selain Allah dalam hal-hal yang berkaitan dengan kekhususan Allah.

Musyrik dianggap sebagai salah satu dosa yang paling serius karena bertentangan dengan keyakinan dasar akan keesaan Tuhan (tauhid). Hal tersebut telah dijelaskan dalam surah berikut ini:

“Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan.” (QS. Al-An’am: 88)

  1. Meninggalkan salat Ashar
    Salat merupakan ibadah wajib yang harus dilaksanakan oleh umat Muslim. Oleh karena itu, ibadah salat tidak boleh ditinggalkan.

Diriwayatkan oleh Budairah ra, Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa meninggalkan salat Ashar, maka telah hapuslah amalnya.” (HR. Bukhari)

  1. Mengungkit kebaikan
    Orang yang kerap mengungkit kebaikan akan mendapatkan siksa dari Allah SWT kelak. Perbuatan tersebut menandakan bahwa seseorang tidak ikhlas dalam memberi dan selalu mengingat kebaikan yang pernah dilakukan kepada orang-orang.

“Terdapat tiga orang yang tidak diajak berbicara oleh Allah pada Hari Kiamat, tidak melihat mereka, dan tidak menyucikan mereka, dan mereka berhak mendapatkan siksa yang amat pedih; Al-Musbil (orang yang memanjangkan pakaian hingga melebihi kedua mata kaki), Al-Mannan (orang yang gemar mengungkit pemberian atau kebaikan), dan orang yang mempromosikan barang-barang dagangannya dengan sumpah palsu.” (HR. Muslim)

  1. Memelihara anjing
    Memelihara hewan anjing juga termasuk salah satu perbuatan dosa yang harus dihindari umat Islam sebagaimana disampaikan dalam hadis berikut:

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang memelihara anjing, kecuali anjing untuk menjaga ternak, berburu dan bercocok tanam, maka pahalanya akan berkurang setiap satu hari sebanyak satu qirath.” (HR Muslim dan Abu Dawud).

  1. Riya
    Riya adalah tindakan memamerkan amal, ibadah, atau prestasi kita kepada orang lain dengan tujuan untuk mendapat pujian dan penghargaan dari mereka.

Riya merupakan perbuatan hati yang tercela, bahkan dianggap sebagai asy-syirk al-ashgar (syirik kecil) karena segala ibadah yang dilaksanakan bukan untuk Allah SWT, tetapi karena ingin mendapat pujian dari manusia.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman: “Aku Dzat yang paling tidak butuh kepada sekutu. Barangsiapa melakukan suatu amalan yang di dalamnya itu ia menyekutukan Aku dengan selain-Ku, niscaya Aku tinggalkan ia bersama sekutunya itu.” (HR. Muslim)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular