Monday, May 25, 2026
spot_img

Angkat Isu Krisis Iklim, Mugaa’ To’ Tampilkan Rekonstruksi Ritual tentang Sungai

Pontianak Today – Mugaa’ To’ merupakan sebuah upaya merekonstruksi ritual untuk masa kini yang bercerita tentang sungai dari berbagai sudut pandang, budaya, dan sosial, melalui musik dan mitos dari berbagai kelompok masyarakat di Kalimantan.

Acara ini dilaksanakan mulai dari tanggal 5-6 September 2024, bertempat di Port 99, Jl. Kom Yos Sudarso No. 99, Pontianak.

“Permasalahan kita hari ini adalah satu, permasalahan krisis iklim dan lingkungan. Melalui berbagai pendekatan. Kebetulan di karya ini kami berangkat dari karya Pastor Ding yang melihat itu dari kacamata masyarakat Dayak, lewat kepercayaan dengan agama dan roh-roh,” ungkap Direktur Artistik Balaan Tuman Ensemble, Nursalim Yadi Anugrah pada Jumat, 6 September 2024.

Muatan acara ini terdiri dari diskusi tentang ekologi dan warisan budaya di hari pertama, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan ritual di hari kedua.

Mugaa’ To’ sendiri merupakan kolaborasi penelitian baru antara Balaan Tumaan (Pontianak), World Opera Lab (Amsterdam), Masyarakat Kayan, dan perkusionis Hussen al Harbi (Baghdad, Irak).

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular