Thursday, May 21, 2026
spot_img

Pekan Gawai Dayak Kalbar Jadi Magnet Wisata, Pemprov Siap Kawal hingga Mendunia

Pontianak Today – Gemuruh musik tradisional, balutan busana adat, dan semarak budaya Dayak kembali mengguncang Rumah Radakng Pontianak dalam pembukaan Pekan Gawai Dayak Kalimantan Barat ke-40. Tak sekadar menjadi pesta budaya tahunan, perhelatan akbar ini kini didorong naik kelas menuju kalender pariwisata internasional, seiring besarnya potensi Gawai Dayak dalam menarik wisatawan mancanegara dan menggerakkan ekonomi daerah.

“Tanpa kita sadari sebetulnya ini adalah event internasional. Jadi, saya berharap Kementerian Pariwisata sudah bisa menetapkan Gawai Dayak Kalimantan Barat sebagai kalender pariwisata bukan hanya skala nasional, tapi skala internasional,” kata Wagub Kalbar, Krisantus.

Selain sebagai magnet pariwisata, Gawai Dayak juga terbukti membawa dampak multiplier (efek berganda) yang nyata bagi masyarakat, khususnya pada sektor ekonomi kreatif dan kuliner lokal.

Dukungan penuh pun mengalir dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Gubernur Kalbar Norsan menyatakan berkomitmen untuk terus mengawal kelancaran acara ini di tahun-tahun mendatang, termasuk dalam hal penganggaran agar pelestarian budaya dan persatuan masyarakat Kalbar tetap terjaga harmonis.

“Kegiatan ini juga selain melestarikan nilai-nilai budaya, juga saya lihat multiplier effect-nya kepada pertumbuhan ekonomi juga terkena dampaknya pertumbuhan ekonomi ini karena ada kuliner dan sebagainya. Mudah-mudahan pelestarian budaya tetap kita pertahankan, kemudian juga persatuan dan kesatuan tetap kita kedepankan,” ungkap Norsan.

Namun, di balik kegembiraan pesta adat ini, ketegasan aturan tetap diberlakukan demi menjaga kesucian dan ketertiban acara. Krisantus juga mengimbau panitia agar melarang pasokan minuman dari luar dan mengingatkan warga untuk tidak berlebihan dalam merayakan pesta. Sanksi hukum adat yang tegas siap menanti bagi siapa saja yang kedapatan membuat keonaran.

Melalui momentum Gawai Dayak ke-40 ini, masyarakat Kalimantan Barat diajak untuk terus bergandengan tangan, saling bertoleransi, dan bersama-sama menjaga keharmonisan di Rumah Besar Kalimantan Barat.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular