Thursday, June 11, 2026
spot_img

Viral Curhatan Sarjana Teknik Mesin UI Kalah Saing dengan Lulusan STM

Hi!Pontianak – Sebuah cuitan di twitter viral lantaran sarjana lulusan Teknis Mesin Universitas Indonesia (UI) kalah bersaing dengan lulusan Sekolah Teknik Menengah (STM) dalam mendapatkan pekerjaan di PT PAL Indonesia.

Seorang warganet mengeluhkan, dirinya dan teman-temannya yang merupakan lulusan Teknik Mesin UI 2022, dikalahkan oleh pendaftar lainnya yang berumur 30. Pendaftar tersebut merupakan lulusan STM.

Bener-bener stress dan gk bisa diterima akal sih, ceritanya saya melamar kerja di PT PAL, saya lulusan UI teknik mesin 2022…Saya beserta teman-teman ada 15 orang tapi dikalahin sama bapak2 umur 30 an. Bapaknya juga hanya lulusan STM+sertifikat Welding dan pengalaman kerja di Italia Eropa tepatnya di Fincantieri katanya,” isi narasi tersebut yang beredar di Twitter yang dikutip, Senin (29/5/2023).

Selanjutnya, penulis juga mempertanyakan perusahaan-perusahan yang enggan menerima lulusan sarjana di dalam negeri.

Dan yg bikini nyesekk tanpa training dan langsung nego gaji ajaaa. Gk masuk akal banget lulusan UI kalah sama lulusan STM, walau oke sih bapaknya punya pengalaman kerja di Eropa. Apakah perusahaan sekarangan tidak percaya pada sarjana2 di negara sendiri yaa, ini malah bapak2 ijazah cuma STM diterima,” imbuh dia.

https://twitter.com/fxchandra03/status/1662829841211858945?t=kUKqXyUmzKYhtiQLYPSEeA&s=19

Foto narasi tersebut pun di retweet oleh pengamat penerbangan Gerry Soejatman. Dia menilai, memang ijazah itu penting, tetapi pengalaman, pemahaman dan sikap jauh lebih penting di dalam dunia pekerjaan.

“Tapi kalau saya butuh hull welder, shift supervisor, atau project troubleshooter, atau project manager, mungkin akan pilih si bapak2 lulusan STM dengan sertifikat welding dari Fincantieri,” cuitnya.

Apalagi, lanjut Gerry, sertifikat welder tidak gampang untuk mendapatkannya. Butuh, pengalaman dan pengujian terus mene

Menurutnya, sertifikat welder tidak sembarangan. Dia mengatakan, butuh pengalaman dan uji ulang secara berkala.

“Tapi kalau saya sampai tau nama si penulis, mungkin kalau saya terima application dia tangan saya bisa bergerak secara autonomous secara otomatis naro application file dia ke tumpukan aplikasi2 yang ditolak,” tulis dia.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular