Pontianak Today – Siapa sangka, shimmer menjadi trend-setter lebaran 2024 yang mendadak viral di aplikasi TikTok beberapa waktu lalu, menggeserkan warna sky blue dan pink coquette yang ‘katanya’ menjadi tren warna baju lebaran tahun ini.
Karena sama-sama memberikan kesan berkilau atau mengkilat, tak sedikit orang yang keliru membedakan antara bahan shimmer dengan bahan silk. Lantas, apa perbedaan keduanya?
Bahan shimmer seringkali terbuat dari serat sintetis, seperti poliester atau serat metalik yang dicampur dengan serat lainnya dan memberikan efek berkilau.
Sementara itu, bahan silk terbuat dari bahan alami yang berasal dari serangga, contohnya ulat sutra. Silk juga memiliki tekstur yang halus, lembut, dan berkilau alami.
Dapat disimpulkan bahwa perbedaan mendasar dari bahan shimmer dan bahan silk adalah sumber bahannya, yakni sintetis dan alami. Hal ini pun menjadi buah bibir di media sosial X dan banyak netizen yang turut menjelaskan perbedaan keduanya.
“Sebagai org yang suka banget kain dan jahit, kain shimer yang di tiktok itu yang murah kalo kena kamera mengkilatnya lebay. makanya jadi kaya ga suka orang2. kalo kain yang premium yang mahalan malah ga semengkilat itu. harga bajuya juga pasti mahal,” tulis salah satu netizen X.
“Emang dari kainnya beda kualitas nder, kalo slik pasti keliatannya lebih mewah karena silk termasuk bahan premium, sedangkan shimmer yang di tiktok kainnya kurang bagus bukan yang premium dan kesannya panas kalo shimmer yang bahan premium kesannya pasti bakalan lebih mewah,” tambah netizen lainnya.




