Tuesday, April 23, 2024
spot_img

Senator Amerika Serikat Sebut Kratom Selamatkan Warga yang Kecanduan Narkotika

Hi!Pontianak – Salah satu Senator Amerika Serikat, Curt Bramble, memastikan kerja sama antara petani Kalbar untuk meningkatkan kerja sama antara Indonesia dan Amerika Serikat terkait ekspor kratom.

Bramble menyebutkan, ada cerita menarik terkait kratom ini. Ada satu warga Amerika yang sakit dan mengkonsumsi opioid sebagai pereda nyeri, namun akhirnya kecanduan. Namun dengan mengkonsumsi kratom, warga tersebut dapat diselamatkan.

“Ada satu cerita dari Amerika Serikat, dari pengkonsumsi kratom. Yang bersangkutan sakit setelah operasi, dan mengonsumsi opioid sebagai pereda nyeri. Tetapi lama kelamaan kecanduan dengan opioid, dan kratom menyelematkannya,” jelasnya, Minggu, 14 Agustus 2022.

Baca Juga

Senator Amerika Serikat Siap Bangun Pabrik Pengolahan Kratom di Kapuas Hulu

Ini Kata Gubernur Sutarmidji Soal Kratom Bisa Sembuhkan Ketergantungan Narkotika

Ia datang ke Kalbar untuk memastikan produk kratom yang diimpor dari Indonesia ke Amerika tidak berbahaya. Komoditas kratom, kata dia, adalah komoditas unggul Kalimantan Barat, yang sangat digemari oleh Pemerintah Amerika Serikat.

Selain fungsinya untuk kesehatan, kratom juga dapat membantu pecandu opioid untuk sembuh, karena alasan itulah, pihaknya percaya bahwa mereka harus bekerja sama untuk membuat sistem fairtrade dari kratom.

“Jadi, sejauh ini buyer atau vendor dari Amerika Serikat juga dirugikan dengan adanya produk kratom yang dicampur dengan bahan lain, seperti daun jambu, dan sebagainya, sehingga kualitasnya tidak terjaga,” terangnya.

“Sejauh pengalaman yang telah ada, oleh konsumen dari Amerika, terbukti bahwa tidak ada efek yang merugikan, seperti halnya kita mengonsumsi obat-obat terlarang,” lanjutnya.

Oleh karena itu, para senator dari Amerika Serikat, juga berkesempatan untuk membentuk KCPA (Kratom Consumer Protection Act), semacam aturan untuk melindungi para konsumen di Amerika Serikat yang mengonsumsi kratom.

Gubernur Sutarmidji saat bertemu senator dan perwakilan Asosiasi Kratom Amerika Serikat di Pontianak. Foto: Teri/Hi!Pontianak

KCPA atau aturan ini, bertujuan untuk memastikan produk kratom yang diimpor dari Indonesia ke Amerika Serikat tidak berbahaya, aman, dan tidak tercemar, terutama dari bakteri salmonella, Escherichia coli, heavy metals, dan terutama produk-produk yang masuk ke Amerika Serikat harus melalui laboratorium.

Sebagai informasi, tumbuhan kratom saat ini tengah menjadi primadona masyarakat Kalimantan Barat. Banyak permintaan dari Eropa dan Amerika. Namun di dalam negeri, BNN telah memasukkan tumbuhan kratom yang mempunyai nama latin Mitagyna speciosa (dari keluarga Rubiaceae) ini, ke daftar New Psychoactive Substances (NPS) dan dilarang peredarannya pada 2023. Sementara itu, Kementerian Pertanian telah memasukkannya ke daftar tanaman obat.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat beberapa tahun yang lalu juga telah melarang peredaran kratom, karena ketika diuji di laboratorium, terbukti bahwa kratom di Indonesia dicampur dengan bahan-bahan lain yang berbahaya.

“Jadi, ada 7 negara bagian di Amerika Serikat sudah menerapkan KCPA. Lebih dari 20 negara bagian yang sudah mempertimbangkan untuk menerapkan aturan keamanan konsumen ini. Seperti kita ketahui bersama, bahwa banyak tantangan yang dihadapi, terutama di Indonesia,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Kedua belah pihak, baik pihak Amerika maupun Indonesia, menghadapi tantangan, tetapi tantangan yang berbeda. Untuk Indonesia sendiri tantangannya adalah pada kualitas dan keamanan, terutama di bagian pencemaran, karena banyak produk yang diekspor itu terkontaminasi dengan bakteri dan sebagainya.

“Kita harus bisa memastikan bahwa kita punya SOP yang jelas terkait pengawasan kualitas tersebut,” tambahnya.

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya berinisiatif untuk bekerja sama dengan pihak Indonesia untuk membentuk sistem GMP (Good Manufacturing Practices) yang terstandardisasi, sehingga kualitasnya dapat terjaga ketika diekspor.

Fairtrade yang sudah dilaksanakan oleh Koprabuh dengan sistem SOP-nya, dapat meningkatkan kualitas, serta dapat meningkatkan harga penjualan dari kratom ini.

“Jadi perjalanan ini adalah perjalanan ketiga dari saya ke Indonesia, dan inti dari seluruh perjalanan ini, adalah untuk memonitor rantai pasok dari kratom. Kita juga akan meningkatkan kerja sama dengan seluruh petani di Kalbar dan meningkatkan kerja sama Indonesia-Amerika terkait ekspor kratom ini,” paparnya.

Dilihat dari cerita ini, kata dia, bahwa kratom dapat memberikan efek yang baik untuk penanganan depresi, kecemasan, pemulihan dari penyakit, dan sebagainya.

“Harapan ke depannya, regulasi dapat diperjelas, dan kita dapat berkolaborasi bersama melaksanakan fairtrade ini,” tukasnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular