PONTIANAKTODAY – Memasuki malam ke-6 Ramadan 1447 Hijriah, Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Ria Norsan mengajak umat Islam memperbanyak amal ibadah, menjaga silaturahmi, serta menjauhi perbuatan yang dapat menghapus pahala puasa.
Pesan tersebut disampaikan Ria Norsan saat melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah bersama masyarakat di Masjid Agung Kota Juang, Kabupaten Melawi yang juga dalam rangkaian Safari Ramadan Gubernur Kalbar, Senin (23/2/2026)
Dalam tausiyah singkatnya, Gubernur mengingatkan bahwa Ramadan adalah momentum memperbaiki diri, memperbanyak sedekah, serta memperkuat persaudaraan.
“Ramadan ini dianjurkan untuk diisi dengan amal ibadah, memperbanyak sedekah, serta menjaga hubungan baik dengan sesama,” ujar Norsan di hadapan jamaah.
Ia juga mengingatkan, berdasarkan sabda Rasulullah SAW yang dikutip para ulama, terdapat empat golongan yang amal puasanya tidak diterima apabila tidak bertaubat dan memperbaiki diri.
Keempat golongan tersebut di antaranya pertama, Orang yang durhaka kepada orang tua, yang tidak menghormati dan menyakiti hati kedua orang tuanya. Kedua, Orang yang memutus tali silaturahmi, yang memutus hubungan persaudaraan dan enggan bertegur sapa. Ketiga, Pecandu minuman keras atau narkoba, yang merusak diri dan menjauh dari ketenangan hati. Selanjutnya keempat, Orang yang menyimpan dendam atau permusuhan, yang memelihara iri dan dengki terhadap sesama.
Menurut Norsan, pesan tersebut menjadi pengingat agar masyarakat menjadikan Ramadan sebagai waktu memperbaiki hubungan dengan orang tua, keluarga, dan sesama, serta menjauhi perbuatan yang merusak diri.
“Ramadan bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga membersihkan hati, memperbaiki akhlak, dan memperkuat persaudaraan,” katanya.
Kehadiran Gubernur Ria Norsan dalam salat Tarawih berjamaah disambut hangat masyarakat Melawi. Selain beribadah bersama, kegiatan Safari Ramadan juga menjadi momentum silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
Pemprov Kalbar berharap semangat Ramadan dapat memperkuat persatuan umat serta mendorong masyarakat saling membantu melalui sedekah dan kepedulian sosial.




