Thursday, June 11, 2026
spot_img

Kasus Rabies di Kalbar Meningkat, Sutarmidji Larang Hewan Peliharaan Berkeliaran

Hi!Pontianak – Meningkatnya kasus gigitan hewan peliharaan rabies di Kalimantan Barat, Gubernur Kalbar, Sutarmidji, meminta agar binatang peliharaan warga tidak boleh berkeliaran di tempat keramaian, khususnya di wilayah Kota Pontianak dan Singkawang.

“Saya harap Singkawang, Pontianak, sudah tidak boleh ada binatang yang berkeliaran di keramaian. Misal di pasar. Biasa saya masih ada melihat di toko, warung kopi, dia piara anjing, trus anjingnya dilepas. Sudah tidak boleh. Tidak boleh dia berkeliaran di pasar atau keramaian,” tegas Sutarmidji, Rabu, 14 Juni 2023.

Hingga saat ini, kata Sutarmidji, terdapat 11 orang yang meninggal dunia akibat gigitan hewan peliharaan yang terjangkit rabies. 8 di antaranya dari Kabupaten Sintang, dan 3 lainnya dari Kabupaten Landak.

“Landak ada 447 gigitan, Sintang ada 303 gigitan. Artinya Sintang sudah banyak anjing yang membawa rabies. Gejalanya anjingnya makin galak, liurnya keluar, takut sinar matahari. Gejala itu harus dipahami masyarakat yang punya anjing,” ucapnya.

Sutarmidji terus mengingatkan kepada warga Kalbar, jika ada warga yang tergigit hewan berdarah panas, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah cuci gigitan di air mengalir selama 15 menit, dan bawa ke Fasyankes atau Puskemas terdekat, untuk mendapatkan pertolongan pertama.

“Kemudian pastikan langsung ambil darahnya untuk uji laboratorium secepatnyanya, karena jika telah timbul gejala klinis setelah gigitan sulit disembuhkan, rata-rata meninggal. Jadi hati-hati, harus cepat ditangani,” paparnya.

Pihaknya juga terus melakukan sosialisasi terkait bahaya hewan peliharaan yang terjangkit rabies. Selain itu, Pemprov Kalbar juga sedang menyalurkan vaksin rabies untuk hewan peliharaan.

“Manusia kalau dia sudah digigit, kemudian diketahui anjingnya mengandung rabies, cepat divaksin. Vaksin rabies kalau untuk binatangnya ada, untuk manusia hanya 2 farmasi di dunia yang menyediakannya. Begitu sulitnya mendapatkan vaksin,” tukasnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular