Hi!Pontianak – Silaturahmi Ramadan 1444H, Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji berikan baju koko, sarung, hingga mukena kepada santri dan santriwati di Pondok Pesantren Ushuluddin, Kota Singkawang, pada Sabtu, 8 April 2023.
Tak hanya itu, dia juga memberikan bantuan berupa 1 ton beras kepada Ponpes tersebut. Pada silaturahmi ini, Sutarmidji didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, Direktur Bank Kalbar, Rokidi dan beberapa Kepala OPD terkait di lingkungan Pemprov Kalbar.
Kedatangan Gubernur yang juga bersama rombongan PJ Wali Kota Singkawang, Sumastro disambut langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Ushuluddin, KH. Bujang Rasni serta seluruh pengurus Pondok Pesantren, para santri, Tokoh Masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalbar mengungkapkan bahwa ada 4 indikator kesuksesan yang harus dimiliki seseorang. Keempat indikator tersebut yakni kejujuran, disiplin, dukungan orang terdekat dan kemampuan. Sebagaimana menurutnya ini juga merupakan bagian dari ajaran agama islam.
“Jadi adik-adik, yang utama bukanlah nilai akademis yang tinggi. Tapi kejujuran lah yang utama. Pintar pun seseorang,tak menjamin, apabila tidak jujur. Kemudian disiplin. Sebagaimana kita mendirikan salat haruslah tepat waktu. Jadi manfaatkanlah waktu dengan hal positif, misalnya untuk menambah pemahaman tentang ajaran agama. Ketiga, dukungan orang terdekat, dan terakhir barulah skill atau kemampuan,” ungkap Sutarmidji.

Dia juga berharap para santri di Ponpes Ushuluddin Singkawang ini optimistis dalam menggapai cita-citanya. Sutarmidji juga berpesan agar para santri tak hanya mendalami ajaran agama Islam, namun juga mengasah diri terkait ilmu pengetahuan umum lainnya. “Saya harap adik-adik bisa lebih sukses lagi. Tunjukkan kalau kalian bisa,” terang Sutarmidji.

Di akhir rangkaian Silaturahmi Ramadhan tersebut, secara simbolis Gubernur menyerahkan bantuan hibah rumah ibadah di antaranya Masjid Mamba’ul Ulum, Kelurahan Roban sebesar Rp 50 juta, Masjid Darul Muhajirin Kelurahan Bagak Sawah sebesar Rp 50 juta, dan Yayasan Masjid Raya Singkawang, Kelurahan Singkawang Barat sebesar Rp 150 juta, kemudian Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga menyerahkan bantuan kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Singkawang berupa alat tangkap ikan sebesar Rp 186 juta.




