Friday, June 12, 2026
spot_img

FORPROV II Kalbar 2026 Resmi Diluncurkan, Singkawang Siap Jadi Tuan Rumah

Pontianak Today – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) resmi meluncurkan maskot, logo, dan theme song Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV) II Kalimantan Barat Tahun 2026. Peluncuran tersebut menandai dimulainya hitung mundur menuju pesta olahraga masyarakat terbesar di Kalbar yang akan berlangsung di Kota Singkawang.

Kegiatan peluncuran digelar di Aula Balairung Kantor Wali Kota Singkawang, Jumat (5/6/2026). Acara tersebut dihadiri Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kalbar Sugeng Hariadi yang mewakili Gubernur Kalbar, Sekretaris Daerah Kalbar Harisson selaku Ketua KORMI Kalbar, Ketua KORMI Kota Singkawang Mubarak Babatin, serta perwakilan Pemerintah Kota Singkawang.

FORPROV II Kalbar dijadwalkan berlangsung pada 5 hingga 12 Juli 2026 dengan melibatkan 22 Induk Organisasi Olahraga Masyarakat (INORGA) yang akan menampilkan berbagai cabang olahraga rekreasi, tradisional, dan budaya.

Ketua KORMI Kalbar, Harisson, mengatakan peluncuran maskot, logo, dan lagu tema bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi simbol kesiapan seluruh pihak dalam menyukseskan penyelenggaraan FORPROV II.

Ia mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Singkawang dan KORMI Kota Singkawang yang terus mempersiapkan berbagai kebutuhan pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurut Harisson, olahraga masyarakat memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Melalui FORPROV, masyarakat didorong untuk lebih aktif berolahraga sehingga tercipta budaya hidup sehat yang lebih kuat di Kalimantan Barat.

Ia menambahkan, olahraga masyarakat dapat diikuti oleh seluruh kalangan tanpa memandang usia maupun latar belakang. Karena itu, FORPROV menjadi momentum penting untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam aktivitas olahraga sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan.

Selain aspek kebugaran, FORPROV juga dinilai menjadi sarana pelestarian budaya daerah melalui berbagai permainan rakyat dan olahraga tradisional yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Kalimantan Barat.

“FORPROV bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah memperkenalkan dan melestarikan olahraga tradisional serta permainan rakyat kepada generasi muda,” ujarnya.

Harisson juga menilai penyelenggaraan FORPROV akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah tuan rumah. Kehadiran ribuan peserta, pendamping, komunitas olahraga, dan pengunjung diperkirakan akan menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, UMKM, transportasi, hingga pariwisata.

Sementara itu, Sugeng Hariadi menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam mendukung pengembangan olahraga masyarakat melalui KORMI.

Menurutnya, olahraga rekreasi harus menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern karena berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup dan produktivitas masyarakat.

Sugeng mengajak masyarakat menjadikan FORPROV sebagai momentum untuk membiasakan pola hidup sehat dengan aktif berolahraga.

“Kita membutuhkan sumber daya manusia yang sehat, kuat, dan produktif untuk mendukung pembangunan daerah,” katanya.

Ia juga berharap FORPROV II mampu memperkuat posisi Kota Singkawang sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kalimantan Barat. Selain mengikuti berbagai kegiatan olahraga, para peserta dan tamu juga dapat menikmati potensi wisata, budaya, dan kuliner yang dimiliki kota tersebut.

Di sisi lain, Ketua KORMI Kota Singkawang, Mubarak Babatin, menyatakan kesiapan daerahnya menjadi tuan rumah FORPROV II Kalbar Tahun 2026.

Menurutnya, peluncuran maskot dan logo menjadi simbol kesiapan seluruh elemen masyarakat Singkawang dalam menyambut peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Barat.

Maskot FORPROV II yang diberi nama “Si Bara” dipilih sebagai representasi semangat, sportivitas, persahabatan, serta tekad masyarakat Kalbar untuk hidup sehat dan aktif melalui olahraga.

Mubarak mengatakan partisipasi 22 INORGA menunjukkan perkembangan olahraga masyarakat yang semakin baik di Kalimantan Barat dan tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga rekreasi.

Ia berharap FORPROV II tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM, sektor perdagangan, perhotelan, transportasi, dan pariwisata.

“Kami ingin seluruh peserta membawa pulang kesan positif tentang Kota Singkawang, baik dari sisi penyelenggaraan kegiatan, keramahan masyarakat, maupun kekayaan budaya dan wisata yang dimiliki,” ujarnya.

Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Pemerintah Kota Singkawang, KORMI Kalbar, KORMI Kota Singkawang, dan berbagai pihak terkait, FORPROV II Kalbar 2026 diharapkan menjadi ajang yang mampu meningkatkan kesehatan masyarakat, memperkuat persatuan, melestarikan budaya, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular