Pontianak Today – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara pada Kamis pagi, 2 April 2026, sekitar pukul 06.48 Wita. Guncangan kuat yang berpusat di perairan tenggara Kota Bitung ini menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir di kawasan tersebut.
Peristiwa ini juga dibagikan oleh warganet, salah satunya akun TikTok @brajaksonsiokal. Dalam video terlihat, bangunan porak-poranda usai diguncang gempa.
“Dampak kerusakan gempa di Manado,” tulisnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, guncangan dilaporkan terasa luas di sejumlah wilayah, mulai dari Bitung, Manado, hingga Ternate. Warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri saat gempa terjadi.
Akibat kejadian tersebut, satu warga di Manado dilaporkan meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Selain itu, beberapa warga lainnya mengalami luka-luka.
Kerusakan bangunan juga terjadi di sejumlah titik, khususnya di Sulawesi Utara. Mayoritas kerusakan berupa pecahnya kaca pada gedung perkantoran akibat kuatnya getaran.
Sementara itu, dampak lebih parah dilaporkan terjadi di wilayah Gorontalo, di mana gempa memicu longsor di beberapa titik yang mengganggu akses jalan utama.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat telah terjadi 32 kali gempa susulan di wilayah terdampak. Meski sebagian besar berkekuatan kecil dan tidak terasa, masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi gempa lanjutan.




