Thursday, June 11, 2026
spot_img

Astra Motor Racing Team Berhasil Podium di Seri Perdana Mandalika Racing Series Kelas NS250cc

Pontianak Today – Tim balap Astra Motor kembali menorehkan prestasi di Mandalika Racing Series (MRS) 2025 putaran pertama.

Berlaga di 3 kelas berbeda, 10 pembalap binaan Astra Motor Racing Team (ART) yang berasal dari ART Yogyakarta dan ART Kalimantan Barat sukses menaklukkan sirkuit Mandalika Kuta dan berhasil mengamankan podium (12-13 April 2025).

Andi Gilang, pembalap binaan ART Yogyakarta yang berada di bawah naungan Astra Motor Yogyakarta berhasil meraih double podium pada saat race 1 pada Sabtu dan superpole di hari Minggu pada posisi ke dua.

Gilang memulai start dari grid 4 di kelas NS250cc. Meski begitu, dirinya tetap percaya diri bisa naik podium di kelas tersebut setelah menjadi juara nasional di kelas yang sama pada tahun 2024 lalu.

Honda CBR 250RR miliknya memang dibuat khusus untuk menaklukkan sirkuit Mandalika dengan riset terbaru dari Haris Sakti yang tidak lain adalah Mekanik ART Yogyakarta.

“Riset Honda CBR 250RR tahun ini memang sedikit berbeda. Hal tersebut dikarenakan harus mengikuti regulasi yang sudah disepakati, berbeda dengan tahun lalu. Untuk awal musim ini, saya mencoba riset baru di tiap serinya untuk menemukan settingan yang paling pas untuk pembalap,” kata Mlethis, sapaan akrab Haris Sakti.

ART Yogyakarta juga menurunkan beberapa pembalap di tiga kelas Kejurnas MRS 2025. Kelas National Sport (NS) 150cc dan kelas NS250cc diisi oleh pembalap Andi Gilang dan Abdul Qofar, sedangkan kelas NS150cc Junior sport diisi oleh Bintang Pranata Sukma, Resky YH, Valera Octavianus dan Gandewo Abimanyu.

Sementara itu, untuk ART Kalimantan yang di bawah naungan Astra Motor Kalimantan Barat juga ikut menjajal gelaran MRS di musim ini dengan mengandalkan tiga pembalap utama, salah satunya adalah Ahmad Azel yang notabene merupakan pebalap asal Kalimantan yang turun di kelas NS150cc Junior bersama Ziven Rosul.

Sedangkan di kelas NS250cc, Ziven juga turun dan menjadi partner Reykaat Yusuf. Tidak hanya itu, Reykaat juga diturunkan pada kelas NS150cc. Di kelas NS250cc, Reykaat Yusuf terus berupaya berada di barisan depan.

Menurutnya, riset motor Honda CBR250RR miliknya masih belum sesuai dengan gaya balapnya. Meski begitu, dirinya sempat berada di rombongan depan saat race 1 pada hari Sabtu.

Iwan Hari Susilo, Manager tim ART Kalimantan Barat mengatakan bahwa ketiga pembalapnya sedang melakukan adaptasi dengan motor dan mesin baru sehingga wajar jika mereka masih terus berupaya menyesuaikan dengan gaya balapnya.

“Kebetulan untuk ART Kalimantan kami menggunakan motor baru semua, jadi mulai rangka dan mesin benar-benar baru dan digunakan untuk MRS tahun ini, Jadi, jika mereka masih belum mendapat hasil bagus, setidaknya mereka sudah berusaha dan sempat berada di rombongan depan di seri perdana ini,” ungkapnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular