Friday, June 12, 2026
spot_img

Akibat Banjir dan Longsor, Akses Jalan Landak-Pontianak Terputus

Pontianak Today – Banjir dan longsor menyebabkan akses jalan Landak-Pontianak terputus. Diketahui bahwa banjir melanda Dusun Tumahe dan Dusun Paloan, sedangkan tanah longsor terjadi di Desa Senakin pada Minggu, 2 Maret 2025.

“Memang betul telah terjadi banjir di dua titik, dan satu titik lainnya terjadi tanah longsor. Tetapi upaya-upaya penanggulangan terutama untuk tanah longsor ini sudah diselesaikan Subuh tadi, 3 Maret 2025. Beberapa instansi terkait dunia usaha juga bekerja bersama-sama sebagai upaya pergeseran material yang menutup jalan di Bukit Sehak,” kata Daniel, Satgas Informasi BPBD Kalbar pada Senin, 3 Maret 2025.

Daniel mengatakan, upaya cepat penanggulangan longsor yang memutus akses jalan tersebut telah dilakukan oleh tim dari PUPR provinsi hingga kabupaten. Bahkan masyarakat setempat juga ikut serta dalam mengevakuasi jalan yang tertimbun tanah akibat longsor.

“Informasi terakhir yang saya terima dari kepala desa di sana, jalan dari Landak ke Pontianak sudah berjalan lancar serta aktivitas masyarakat sudah dilakukan seperti biasa. Kemudian banjir-banjir yang ada di sana dan sekitarnya hari ini sudah kondisi surut,” tambahnya.

Lebih lanjut, Daniel mengungkapkan penyebab banjir dan longsor yang melanda wilayah Kabupaten Landak adalah karena kerusakan alam. “Akar masalahnya ya di lingkungan kita yang sudah mulai rusak, seperti di Sehak ini tidak ada lagi hutannya. Jadi, sudah beralih fungsi, sudah ada perkebunan bahkan sudah ada pemukiman sehingga daerah ini yang mempunyai resapan air sekarang tidak ada lagi. Ini membuat tanah menjadi lembek dan bergerak dan jadilah longsor,” ungkapnya.

Selain itu, drainase yang tidak berfungsi dengan optimal juga berpengaruh terhadap penyerapan air. Oleh karena itu, Daniel mengajak seluruh instansi terkait, dunia usaha, serta masyarakat setempat untuk dapat meninjau ulang dan memperlakukan lingkungan sehari-hari dengan baik.

“Banjir ini juga drainase parit-parit tidak berfungsi dengan optimal ini menjadi evaluasi kita bersama masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha bagaimana untuk kita meninjau ulang dan bagaimana kita memperlakukan lingkungan kita sehari hari agar terhindar dari banjir dan longsor,” tuturnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular