Thursday, April 30, 2026
spot_img

Pengrajin Warangka Keris di Pontianak Tepis Stigma Mistis Soal Keris

Pontianak Today – Pengrajin warangka keris rumahan di Pontianak, Deddy Soetedjo menepis dan ingin menghapus stigma mistis mengenai keris. Pria berusia 43 tahun ini telah menggeluti bidang seni sejak tahun 2002 silam, hingga di tahun 2019 Deddy mulai belajar secara otodidak tentang ukiran warangka keris.

“Keris bukan sekadar senjata atau barang mistis. Keris adalah hasil karya Mpu yang sarat dengan filosofi dan doa-doa,” tegas Deddy. Menurutnya, memiliki keris adalah bentuk penghormatan terhadap kebesaran Tuhan dan ciptaan-Nya,” terang Deddy.

Deddy tidak hanya sekadar menciptakan karya seni, ia juga berperan sebagai pendidik yang menyebarluaskan pengetahuan tentang keris dan budaya Nusantara. Menghapus stigma negatif terhadap keris sebagai barang mistis menjadi salah satu pengetahuan yang Deddy sebarluaskan. Deddy menyebut bahwa keris merupakan kebanggaan pada warisan budaya yang berharga.

Dengan alat sederhana, Deddy mampu menghasilkan karya yang apik dengan beragam motif ukiran di bidang sekecil apapun. Dari warangka keris, sarung keris, tongkat komando yang setiap detailnya menghasilkan keindahan.

“Ukiran warangka keris ini bukan sekadar pekerjaan, tapi bagian dari aktualisasi diri,” ungkap Deddy.

Meskipun menghadapi tantangan dan prasangka negatif, Deddy terus mengkampanyekan keindahan dan nilai budaya keris. Baginya, memelihara dan melestarikan budaya adalah tanggung jawab bersama untuk generasi masa depan. Dengan semangat dan dedikasinya, Deddy Soetedjo tidak hanya menciptakan karya seni yang memukau, tetapi juga menjadi pilar dalam melestarikan warisan budaya Indonesia yang kaya dan berharga.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular