Wednesday, September 23, 2026
spot_img

Kunjungi YIARI Ketapang, Ria Norsan Dorong Kolaborasi Pelestarian Orangutan

Pontianak Today – Di sela-sela kunjungan kerja ke Kabupaten Ketapang untuk meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyempatkan diri mengunjungi Pusat Rehabilitasi Orangutan Yayasan IAR Indonesia (YIARI) di Kabupaten Ketapang, Selasa, 22 September 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Ria Norsan menyampaikan apresiasi terhadap upaya YIARI dalam mendukung pelestarian orangutan sebagai salah satu satwa ikonik Kalimantan yang keberadaannya perlu terus dijaga.

Kunjungan diawali dengan dialog bersama tim YIARI yang dipimpin Direktur Program YIARI, Karmele Llano Sanchez. Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai tantangan sekaligus peluang dalam upaya konservasi orangutan dan perlindungan habitatnya di Kalimantan Barat.

Selanjutnya, Gubernur berkesempatan melihat secara langsung sejumlah fasilitas rehabilitasi, termasuk kandang karantina dan kawasan hutan pelatihan bagi orangutan. Dengan mengikuti prosedur kesehatan dan keselamatan yang berlaku di area rehabilitasi, Gubernur juga menggunakan masker selama berada di fasilitas tersebut.

Ria Norsan menilai keberadaan pusat rehabilitasi YIARI memiliki peran penting dalam merawat orangutan yang terlantar maupun menjadi korban perburuan dan perdagangan ilegal, sebelum dipersiapkan untuk dikembalikan ke habitat alaminya.

“Saya kira pusat rehabilitasi YIARI di Ketapang memiliki peran krusial dalam merawat dan mempersiapkan orangutan yang terlantar atau menjadi korban perburuan untuk dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya,” kata Ria Norsan.

Menurutnya, upaya pelestarian orangutan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, organisasi konservasi, dunia usaha, serta masyarakat.

“Kolaborasi ini penting untuk menjaga kelestarian orangutan sekaligus melindungi habitatnya. Saya berharap kunjungan ini dapat memberikan dorongan dan semangat bagi seluruh pihak yang selama ini berkomitmen dalam upaya pelestarian satwa ikonik Kalimantan ini,” ujarnya.

Gubernur juga menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung upaya konservasi melalui kebijakan dan program yang relevan, sejalan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati di Kalimantan Barat.

Penulis: Rabiansyah

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular