Thursday, April 30, 2026
spot_img

Sempat Dikecam, Akhirnya Menteri PPA Minta Maaf

Pontianak Today – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, akhirnya menyampaikan permohonan maaf kepada publik setelah pernyataannya sebelumnya menuai kecaman luas di tengah situasi duka yang menyelimuti masyarakat. Sebelumnya, Menteri PPPA mengusulkan agar gerbong perempuan KRL dipindahkan ke tengah setelah terjadi insiden kecelakaan KRL dan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.

Dikutip dari akun Instagram @kemenpppa, permintaan maaf tersebut disampaikan menyusul kritik dari berbagai pihak yang menilai pernyataan sang menteri kurang tepat dan tidak sensitif terhadap kondisi korban serta keluarga yang terdampak tragedi. Dalam klarifikasinya, Arifah mengakui bahwa komunikasi yang disampaikan belum mencerminkan empati yang seharusnya diutamakan dalam situasi krisis.

“Kami menyadari bahwa keselamatan setiap nyawa adalah prioritas mutlak di atas segala diskursus kebijakan, dan insiden ini menjadi bahan evaluasi mendalam bagi kami dalam berkomunikasi dengan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa fokus utama kementerian saat ini adalah memastikan langkah konkret dalam penanganan trauma bagi keluarga korban. Selain itu, pihaknya juga berkomitmen untuk memberikan perlindungan penuh kepada anak-anak yang terdampak agar hak-hak mereka tetap terpenuhi dan terjaga dengan baik.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular