Pontianak Today – Nama Hidayat Arsani kembali menjadi sorotan publik setelah kisah masa kecilnya viral di media sosial. Diceritakan bahwa saat masih bayi, ia pernah dibuang di tong sampah dengan hanya beralaskan dua helai handuk dan dua botol susu, sebelum akhirnya diangkat oleh orang lain.
Dikutip dari berbagai sumber, Hidayat Arsani lahir pada 21 Agustus 1963 di Pangkalpinang dan dikenal sebagai salah satu pengusaha sukses di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui grup usaha Arsani Group. Selain menekuni bisnis, Hidayat juga aktif di dunia politik dan pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Bangka Belitung periode 2014–2017.
Dalam perjalanan hidupnya, Hidayat pernah mengalami kesulitan ekonomi dan bekerja serabutan, mulai dari mengaspal jalan, berdagang, hingga menjadi kuli bangunan. Meski begitu, ia tetap bersyukur atas pencapaiannya saat ini dan mengaku tak mengetahui keberadaan orang tua kandungnya.
Selain di dunia politik, Hidayat juga membangun sejumlah fasilitas kesehatan, seperti RS Arsani dan RS Muhaya, yang dinamai dari nama orang tuanya sebagai bentuk penghormatan.
Di bidang organisasi, Hidayat Arsani pernah menjabat Ketua DPD I Partai Golkar Bangka Belitung (2013–2017), Presiden Asosiasi Tambang Timah Indonesia (ATTI) Bangka Belitung, serta Ketua Asosiasi Petambak Udang Indonesia (APTIN) Bangka Belitung.
Saat merayakan ulang tahunnya ke-59 pada 21 Agustus 2022, Hidayat menegaskan bahwa kini fokusnya adalah mengabdi untuk daerah dan menciptakan generasi unggul melalui pendidikan, bukan lagi mengejar kekayaan duniawi.
Kesimpulan Fakta:
Kisah Hidayat Arsani dibuang saat bayi memang pernah diceritakan langsung oleh yang bersangkutan. Namun, cerita ini bersifat testimoni pribadi dan tidak bisa diverifikasi secara independen melalui dokumen resmi. Meski demikian, kisah tersebut menunjukkan perjalanan hidup Hidayat Arsani dari kesulitan menuju kesuksesan sebagai pengusaha dan tokoh politik di Bangka Belitung.




