Saturday, April 18, 2026
spot_img

638 CJH Asal Pontianak Ikuti Bimbingan Manasik Haji

Hi!Pontianak – Sebanyak 638 calon jemaah haji (CJH) asal Kota Pontianak mengikuti bimbingan manasik haji di Asrama Haji, Selasa, 16 Mei 2023. Dari jumlah tersebut, jemaah haji Kota Pontianak didominasi oleh lansia.

“Dari sisi usia ada yang 97 tahun, termuda 20 tahun dan yang lansia banyak. Oleh sebab itu jemaah haji tahun ini lebih spesial,” kata Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, usai membuka kegiatan manasik haji.

Edi mengingatkan kepada petugas untuk mengawal, menjaga, dan melayani jemaah dengan baik, terutama jemaah berusia lanjut. Apalagi, calon jemaah haji yang dilayani jumlahnya tidak sedikit.

“Kita doakan mudah-mudahan calon jemaah haji sehat selalu dan ibadah hajinya lancar serta menjadi haji yang mabrur serta selamat pulang kembali ke Pontianak,” ucap Edi.

Selain itu, Edi juga mengimbau kepada seluruh calon jemaah haji untuk mempersiapkan fisik dan kondisi tubuh. Apalagi cuaca di sana diperkirakan memasuki musim panas.

“Cuaca di sana diperkirakan memasuki musim panas sehingga harus persiapan ekstra dalam menjaga tubuh tetap fit dan jaga kesehatan,” pesannya.

Didominasi Lansia, 638 CJH Asal Pontianak Ikuti Bimbingan Manasik Haji (1)
Bimbinan manasik haji se-Kota Pontianak. Foto: Lydia Salsabilla/Hi!Pontianak

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalbar, Muhajirin Yanis, menuturkan manasik haji digelar selama dua hari, yakni 16-17 Mei 2023. Calon jemaah haji asal Pontianak yang masuk kloter pertama akan berangkat melalui embarkasi Batam pada 14 Juni.

“Jemaah dijadwalkan bertolak dari Tanah Air ke Jeddah Arab Saudi pada 15 Juni 2023,” ungkapnya.

Mengingat waktu yang sudah mendekati jadwal keberangkatan ke tanah suci, dia mengimbau kepada seluruh calon jemaah haji untuk menjaga kesehatan. Sehingga, di tanah suci mereka bisa melaksanakan ibadah dengan lancar.

“Apalagi yang paling dominan ibadah haji ini banyak menguras fisik sehingga butuh kondisi tubuh yang sehat dan fit,” imbuh Muhajirin.

Kemudian, mereka juga diminta memantapkan persiapan lewat manasik haji agar ketika di tanah suci tidak mengalami kesulitan dalam melaksanakan ibadah-ibadah wajib. Meskipun pihaknya menugaskan pembimbing ibadah, baik yang ada dalam kloter maupun yang berada di Arab Saudi.

“Sehingga diharapkan jemaah bisa melaksanakan ibadahnya dengan baik, memenuhi syarat dan rukun-rukun wajib haji dan setelah itu tentu kita berharap seluruh jemaah kembali dengan selamat di Tanah Air,” tuturnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular