Pontianak Today – Komitmen memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah terus ditunjukkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui dukungannya terhadap para pengusaha muda. Dalam agenda Rapat Kerja Daerah (RAKERDA), DIKLATDA, dan Forum Bisnis Daerah (FORBISDA) BPD HIPMI Kalbar di Hotel Alimoer pada Selasa, 19 Mei 2026, Gubernur Kalbar Ria Norsan menegaskan kesiapan pemerintah untuk terus berkolaborasi dengan HIPMI dalam mendorong lahirnya inovasi, investasi, dan penguatan ekonomi daerah.
“Pada prinsipnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sangat mendukung sekali HIPMI Kalimantan Barat. Kita ingin berkolaborasi dengan pengusaha-pengusaha muda ini yang nanti bisa menyalurkan ide-ide cemerlang untuk pertumbuhan ekonomi,” kata Norsan.
Ketua Umum BPD HIPMI Kalbar, Ridho Adyt Setiawan, menyatakan bahwa kegiatan ini turut dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus HIPMI dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, menjadikannya sebagai momentum krusial dalam merumuskan program kerja organisasi ke depannya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi bersama.
Ridho bilang, pertumbuhan ekonomi Kalbar pada kuartal pertama tahun 2026 berhasil menyentuh angka 6,14 persen. Angka tersebut menempatkan Kalbar di peringkat kedelapan secara nasional dan tertinggi di Pulau Kalimantan.
“Rakerda ini adalah bentuk komitmen kami untuk memajukan ekonomi daerah. Dengan pencapaian 6,14 persen saat ini, saya berharap teman-teman HIPMI di seluruh Kalbar bisa terus meningkatkan kontribusinya hingga melampaui pertumbuhan nasional,” ujar Ridho.




