Friday, May 15, 2026
spot_img

Sekda Harisson Temui Massa Cipayung, Aspirasi Mahasiswa Siap Ditindaklanjuti

Pontianak Today – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes., menemui langsung massa aksi dari Aliansi Cipayung Kota Pontianak yang menggelar demonstrasi di depan Kantor Gubernur Kalbar, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Selasa (4/5/2026).

Aliansi yang terdiri dari sejumlah organisasi mahasiswa lintas ideologi seperti IMM, PMII, GMNI, GMKI, dan PMKRI itu menyampaikan berbagai aspirasi terkait isu ketenagakerjaan dan pendidikan dalam momentum peringatan Hari Buruh dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

Kehadiran Sekda Harisson di tengah massa aksi menunjukkan keterbukaan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam menerima aspirasi masyarakat, khususnya dari kalangan mahasiswa.

Dalam aksi tersebut, perwakilan Aliansi Cipayung Kota Pontianak, Muhammad Sherkhan, membacakan 12 poin tuntutan yang berkaitan dengan persoalan buruh dan pendidikan.

Mengawali dialog, Harisson menyampaikan permohonan maaf dari Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, yang tidak dapat hadir secara langsung karena sedang menjalankan tugas di luar daerah.

“Pada kesempatan ini, saya menyampaikan permohonan maaf dari Bapak Gubernur Kalbar, Ria Norsan, yang belum bisa hadir karena tengah menjalankan tugas di luar kota. Beliau menitipkan salam hangat serta menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat siap menerima dan menyerap setiap masukan demi kemajuan daerah,” ujar Harisson.

Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan mahasiswa akan diterima dan ditindaklanjuti bersama instansi terkait sesuai kewenangan pemerintah daerah.

“Seluruh tuntutan yang telah disampaikan kami terima dengan terbuka. Kami pastikan akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan instansi terkait, agar isu-isu strategis seperti hak buruh, upah layak, dan pemerataan pendidikan dapat memperoleh solusi konkret sesuai kewenangan pemerintah provinsi,” tegasnya.

Harisson juga memberikan apresiasi terhadap kepedulian mahasiswa yang dinilai masih konsisten menyuarakan kepentingan masyarakat dan daerah.

“Saya atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memberikan apresiasi atas kepedulian rekan-rekan mahasiswa. Ini menunjukkan bahwa idealisme dan kecintaan terhadap daerah masih terjaga dengan baik,” ungkapnya.

Menurutnya, mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan dan kontrol sosial dalam pembangunan daerah.

“Selama mahasiswa masih peduli terhadap nasib rakyat, di sanalah ada harapan dan masa depan bagi Kalimantan Barat,” tambah Harisson.

Di akhir penyampaiannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya mahasiswa, untuk terus bersinergi bersama pemerintah dalam mengawal kebijakan dan pembangunan daerah.

“Membangun Kalimantan Barat tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah. Dibutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh pihak, termasuk mahasiswa sebagai kontrol sosial, demi mewujudkan perubahan nyata dan masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

Aksi penyampaian aspirasi berlangsung tertib dan ditutup dengan penyerahan dokumen tuntutan dari Aliansi Cipayung Kota Pontianak kepada Sekda Kalbar sebagai bentuk komunikasi konstruktif antara mahasiswa dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Penulis: Rabiansyah

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular