Thursday, April 30, 2026
spot_img

Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, 14 Orang Meninggal

Pontianak Today – Insiden tabrakan kereta terjadi di area Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Senin malam sekitar pukul 20.57 WIB. Peristiwa tersebut melibatkan kereta jarak jauh dan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line, sehingga memicu kepanikan warga serta penumpang di sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang beredar, proses evakuasi korban dan rangkaian kereta masih terus dilakukan hingga malam hari. Dalam sejumlah video yang tersebar di media sosial, tampak petugas bersama tim medis berada di lokasi untuk menangani situasi darurat.

Dikutip dari akun Instagram Instagram @folk_bekasi, warga sekitar menyebut terdapat dua insiden yang terjadi hampir bersamaan pada malam tersebut. Pertama, KRL dilaporkan menabrak sebuah taksi yang mogok di perlintasan dekat stasiun.

Insiden kedua disebut terjadi ketika KA Commuter Line jurusan Cikarang sedang berhenti menunggu kondisi aman di stasiun. Namun secara tiba-tiba rangkaian tersebut dihantam dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah Jakarta menuju Surabaya.

Menurut keterangan warga, laju KA Argo Bromo Anggrek diduga cukup tinggi karena tidak memiliki jadwal transit di stasiun tersebut. Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak terkait.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tercatat ada 14 korban meninggal. Sementara, puluhan korban lainnya mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di rumah sakit.

“Update 08.45 WIB: 14 meninggal dunia, 84 korban luka, proses penanganan masih berlangsung,” kata VP Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan tertulis, Selasa, 28 April 2026.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular