Saturday, April 18, 2026
spot_img

Gubernur Ria Norsan Dorong Ikan Arwana Jadi Ikon Ekonomi Kreatif dan Komoditas Ekspor Unggulan Kalbar

Pontianak Today – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam mengembangkan ikan Siluk atau Arwana sebagai ikon ekonomi kreatif sekaligus komoditas ekspor unggulan daerah.

Menurutnya, ikan Siluk yang telah dikenal luas di pasar internasional bukan hanya sekadar hobi, tetapi juga merupakan sektor investasi bernilai tinggi yang mampu membuka lapangan pekerjaan serta membawa nama Kalimantan Barat ke tingkat global.

“Ikan Siluk kita memiliki kualitas terbaik di dunia. Pemerintah harus hadir memastikan para penangkar tidak terhambat oleh birokrasi yang berbelit. Kita ingin ekspor Siluk Kalbar semakin cepat menembus pasar internasional,” ujar Norsan.

Salah satu fokus utama pemerintah, lanjutnya, adalah menyelaraskan regulasi yang selama ini masih menjadi kendala bagi pelaku usaha. Pemprov Kalbar berencana berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat proses sertifikasi serta perizinan pengangkutan, sehingga lebih efisien dan tidak menghambat distribusi.

Selain pembenahan regulasi, pemerintah juga terus mendorong penguatan sektor ini melalui berbagai langkah strategis, seperti partisipasi dalam pameran dagang internasional, festival budaya, serta perluasan promosi ke pasar Asia Timur dan Eropa.

Norsan juga menekankan pentingnya riset berkelanjutan guna menjaga kemurnian genetik ikan Siluk lokal. Hal ini dinilai penting untuk mempertahankan kualitas serta meningkatkan daya saing di pasar global.

“Kita memberikan perhatian khusus kepada pelaku usaha ikan Siluk, termasuk mendorong riset dan penguatan kualitas agar Arwana Kalbar tetap menjadi primadona dunia,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Penangkar dan Pedagang Siluk, Erik Hikmatul Basyir, menyambut positif dukungan pemerintah daerah. Ia menilai perhatian langsung dari gubernur menjadi motivasi besar bagi pelaku usaha dalam menghadapi persaingan pasar internasional.

“Selama ini kami banyak berjuang secara mandiri. Dengan dukungan dari Bapak Gubernur, kami optimistis ekonomi berbasis budidaya ikan hias ini bisa berkembang lebih pesat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, APPS juga mengungkapkan rencana penyelenggaraan APPS Arowana Kontes 2026, yang akan memperebutkan Piala Grand Champion Gubernur Kalbar sebagai salah satu daya tarik utama.

Erik menambahkan, dukungan pemerintah terhadap penggunaan Piala Gubernur dalam ajang tersebut akan memberikan nilai tambah sekaligus memperkuat citra Kalimantan Barat sebagai pusat budidaya Arwana berskala nasional hingga internasional.

Melalui berbagai langkah tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap ikan Siluk dapat terus berkembang sebagai komoditas unggulan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular