Thursday, April 18, 2024
spot_img

Windy Prihastari, Sosok Wanita Pertama yang Jadi Ketua Umum IKA Smansa Pontianak

Hi!Pontianak – Windy Prihastari terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni (IKA) SMA Negeri 1 Pontianak, ia merupakan sosok wanita pertama yang menjadi ketua IKA Smansa Pontianak.

Windy yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kalbar merupakan alumni Smansa Pontianak angkatan 1997. Setelah dipercaya menjadi Ketua IKA Smansa Pontianak, ia tentu memiliki rencana atau upaya yang akan dilakukan untuk ke depannya.

Ke depannya, kata dia, akan terus melakukan penguatan tata kelola organisasi IKA SmansaPontianak yang merupakan kebutuhan, dan keniscayaan yang tidak bisa ditunda atau dihindari.

“Apa yang sudah berjalan saat ini mungkin masih jauh dari kata sempurna, masih banyak yang perlu kita benahi dan ini harus kita mulai dengan penyelesaian AD/ART IKA Smansa Pontianak,” jelas Windy, Kamis, 9 Juni 2022.

Windy Prihastari, Sosok Wanita Pertama yang Jadi Ketua Umum IKA Smansa Pontianak (1)
Windi berharap kehadiran IKA Smansa manfaatnya bisa dirasakan oleh para alumni SMA Negeri 1 Pontianak. Foto: Dok Hi!Pontianak

Lalu pihaknya berencana akan melakukan konsolidasi alumni per angkatan, simpul alumni di masing-masing Kabupaten Kota, serta beberapa lokasi prioritas untuk perluasan cabang Alumni Smansa Pontianak.

Hal tersebut dilakukan agar keberadaan peran, dan fungsi IKA Smansa Pontianak bisa dirasakan oleh para alumni.

“Kita juga ingin terus menumbuhkan semangat kerelawanan dalam mengurus IKA Smansa yang akan kita kembangkan dengan beberapa program dan kegiatan dengan cara-cara yang menarik, inovatif dan kreatif,” paparnya.

Nantinya, pihaknya juga akan menghubungkan kedekatan profesi dan domisili para alumni. “Kita juga akan melakukan pendataan alumni dan perintisan cabang-cabang IKA Smansa di beberapa lokasi strategis yang menjadi prioritas bagi kepengurusan yang akan datang,” lanjutnya.

Windy menjelaskan, integrasi dan sinergi program IKA Smansa dengan program komite sekolah, serta pengembangan bakat dan minat siswa Smansa melalui kegiatan ekstrakurikuler perlu diperkuat agar terbangun ekosistem pengelolaan sekolah yang semakin adaptif, dan mengasah berbagai bentuk keterampilan dan kecerdasan siswa.

“IKA Smansa juga perlu mulai merintis kerja sama dan tukar informasi dengan berbagai organisasi alumni sekolah lain, baik di Kalbar maupun sekolah di luar dengan harapan bisa menjadi ajang berbagi pengalaman dalam mengelola organisasi alumni,” tukasnya. (teri)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular