Friday, June 21, 2024
spot_img

Tugu Jam Sekadau Segera Dibangun dengan Desain Baru

Hi!Sekadau – Pembangunan Tugu Jam Sekadau segera dilakukan dengan desain baru. Pembangunan Tugu Jam yang terletak di Pasar Sekadau itu ditandai dengan ritual tolak bala serta peletakan batu pertama oleh Wakil Bupati Sekadau serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat, Jumat, 5 Agustus 2022.

Pembangunan Tugu Jam tersebut sebelumnya sempat menuai pro dan kontra. Sebagian menilai jika pembangunan Tugu Jam dengan desain baru itu menghilangkan sejarahnya.

Baca Juga

Pemda Sekadau Dukung Program Wahana Visi Indonesia ‘FINWASH4UC’

Video Ibu di Sekadau Nonton Pertandingan Sepak Bola, Serasa Jadi Pelatih

Namun, setelah melewati berbagai proses akhirnya pembangunan Tugu Jam sepakat dilakukan. Sebab, para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, telah berembuk dan sepakat untuk mendukung pembangunan Tugu Jam tersebut dengan desain yang baru.

“Kita semua berharap tidak ada masalah lagilah karena tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh adat, tokoh-tokoh agama sudah rembuk. Sudah ada katakanlah semacam keinginan bersama untuk membangun,” ujar Wakil Bupati Sekadau, Subandrio.

“Yang kemarin itu bukanlah pro kontra. Kalau saya melihat ini hanya keinginan kita bersama untuk membangun cuma perlu komunikasilah,” timpalnya.

Ia mengatakan, pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah tidak hanya Tugu Jam saja. Sebab, pemerintah daerah akan melaksanakan pembangunan-pembangunan lainnya.

Wabup Sekadau meletakan material tanda mulai dibangunnya Tugu Jam Sekadau. Foto: Dina Mariana/Hi!Pontianak
Wabup Sekadau meletakan material tanda mulai dibangunnya Tugu Jam Sekadau. Foto: Dina Mariana/Hi!Pontianak

“Jadi perlu kenyamanan, ketertiban, keindahan. Kita lakukan untuk Sekadau lebih baik,” ucapnya.

Ketua Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Sekadau, Safi’i Yanto, berharap tidak ada lagi persepsi lainnya. Sebab, para tokoh sudah sepakat jika pembangunan Tugu Jam itu dilakukan dengan desain yang baru.

“Harapannya ke depan supaya kita betul-betul menjaga tugu yang telah dibuat oleh pemerintah. Kita mohon untuk saling menjaga. Kita juga berharap masyarakat mendukung sepenuhnya Tugu Jam yang dibangun oleh Pemda Sekadau,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sekadau, Welbertus Willy menambahkan, setelah adanya pro dan kontra di masyarakat para tokoh masyarakat, Ketua MABM, MABT dan DAD bersama pelaku sejarah Sekadau berembuk. Hasilnya, mereka sepakat agar Tugu Jam tersebut dibangun kembali.

“Tujuannya adalah untuk kebaikan dan keindahan kota kita. Hanya sedikit permasalahan, mohon maaf kurang sosialisasi oleh pelaksana,” ungkapnya.

Ia menilai niat baik pemerintah untuk membangun perlu didukung. Namun, ia berharap ke depan perlu dilakukan sosialisasi dalam setiap pembangunan yang akan dilakukan oleh pemerintah daerah.

“Terakhir saya mengimbau kepada masyarakat, kita sama-sama mendukung niat baik pemerintah untuk mempercantik kota kita,” pungkasnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular