Thursday, April 18, 2024
spot_img

Serpihan Roket China Jatuh di Sanggau, BRIN Pastikan Tak Ada Radioaktif

Hi!Pontianak – Serpihan roket Long March 5B milik China jatuh di ladang warga di Desa Pengadang, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalbar. Serpihan roket tersebut memiliki ukuran 5×2 meter.

Sebelumnya, pihak kepolisian setempat meminta warga untuk tidak mendekati lokasi tersebut. Hal itu dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Peneliti Bidang Astronomi/Astrofisika Pusat Riset Antariksa BRIN, Rhorom Priyatikanto, mengungkapkan memang perlu kehati-hatian saat menemukan benda antariksa jatuh semacam itu, termasuk meteor. Rhorom meminta masyarakat yang menemukan segera menghubungi kepolisian setempat dan berkonsultasi dengan pakar sebelum menangani benda tersebut secara langsung.

“Untuk kasus roket yang jatuh di Desa Pengadang, tidak ada unsur radioaktif di dalamnya,” kata Rhorom kepada Hi!Pontianak, Selasa, 2 Agustus 2022.

Baca Juga

Benda Diduga Serpihan Roket China Jatuh di Ladang Warga Sanggau, Kalbar

Foto: Penampakan Serpihan Roket China yang Jatuh di Ladang Warga Sekayam, Sanggau

Polisi Minta Warga Tak Mendekat Ke Lokasi Jatuhnya Serpihan Roket China di Sanggau

Ia mengatakan, memang ada kemungkinan ada sisa bahan bakar yang cukup beracun, tapi kemungkinan ini nihil. Mengingat kondisi roket yang sudah hancur.

“Bahaya minor yang perlu dipertimbangkan adalah bentuk dan tekstur permukaan benda yang bisa menimbulkan luka atau lecet,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memastikan jika benda yang jatuh di ladang warga di Desa Pengadang adalah serpihan roket Long March 5B milik China.

“Betul. Kalau dilihat, lintasan terakhir dari roket Long March 5B tersebut bersesuaian dengan lokasi dan waktu jatuhnya puing yang ditemukan,” ungkap Rhorom.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular