Thursday, May 23, 2024
spot_img

Sering Disalahartikan, Ini Perbedaan Antisosial dan Introvert

Pontianak Today – Seringkali istilah antisosial dianggap sama dengan introvert, padahal keduanya jelas memiliki arti yang berbeda. Sayangnya, masih banyak orang yang belum memahami perbedaan antara antisosial dan introvert.

Introvert bukan berarti tidak bisa berbicara di depan umum ataupun tidak mau bersosialisasi dengan orang-orang karena introvert merupakan salah satu tipe kepribadian dalam mengisi ulang energi. Setelah bertemu banyak orang dalam lingkungan sosial, energi para introvert akan terkuras sehingga mereka perlu me-recharge energi.

Berbeda dengan ekstrovert yang suka berkumpul bersama banyak orang untuk mengisi ulang energinya, introvert lebih suka menyendiri untuk memulihkan energi. Contohnya, introvert menghabiskan waktu dengan cara menulis, membaca buku, menonton film, dan sebagainya.

Meskipun lebih nyaman dengan suasana sepi dibandingkan ramai, introvert sanggup menjalin hubungan baik dengan orang lain alias tidak menutup diri terhadap orang baru.

Lain halnya dengan antisosial. Ansos atau antisosial sendiri merupakan gangguan kepribadian yang terbentuk dari pengalaman pribadi dan perilaku menyimpang, seperti melanggar norma dan perilaku agresif lainnya.

Seperti psikopat, ansos suka memanipulasi, mempengaruhi, membenci, dan menolak segala sesuatu yang baik. Hal ini berbeda jauh dengan introvert yang merupakan tipe kepribadian.

Karena memiliki masalah dengan dirinya sendiri, orang yang ansos tidak dapat berhubungan dengan orang lain secara sehat. Ia tidak peduli dengan perasaan orang lain dan tidak memiliki empati sehingga berpotensi menyakiti orang lain, termasuk dirinya sendiri.

Namun, bukan berarti ansos tidak bisa bersosialisasi. Orang yang ansos dapat berinteraksi dengan orang lain, tetapi biasanya dilandasi dengan tujuan tertentu yang negatif.

Bagaimana? Sudah paham, ‘kan? Perbedaan intinya terletak pada definisi masing-masing, yang mana introvert merupakan tipe kepribadian seseorang saat mengisi ulang energi, sedangkan antisosial merupakan gangguan kepribadian yang hampir sama dengan psikopat.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular