Sunday, May 19, 2024
spot_img

Selain Dirty Vote, Ini 5 Film Garapan Dandhy Laksono

Pontianak Today – Baru-baru ini, film dokumenter bertajuk Dirty Vote garapan Dandhy Dwi Laksono ramai diperbincangkan di media sosial. Film tersebut heboh karena menguak tentang kecurangan Pemilu 2024 dan dirilis pada masa tenang.

Tidak hanya Dirty Vote, terdapat beberapa film dokumenter lainnya karya Dandhy Dwi Laksono yang menarik perhatian publik. Berikut daftarnya.

  1. Barang Panas (2023)
    Merupakan bagian dari perjalanan keliling Indonesia lewat Ekspedisi Indonesia Baru, film dokumenter berjudul Barang Panas ini menceritakan tentang perjuangan masyarakat melawan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) dan dampak negatif yang dihasilkan, terutama bagi masyarakat.
  2. The EndGame (2021)
    Film dokumenter The EndGame menyoroti kesaksian 16 pegawai KPK yang dinyatakan tak lulus TWK dan terancam dipecat.

The EndGame menampilkan seluk-beluk KPK yang belum pernah terjamah oleh publik, seperti pengungkapan integritas pegawai KPK, kasus-kasus kejahatan korupsi yang justru dilakukan oleh pegawai KPK sendiri, hingga keganjilan dari Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

  1. Pulau Plastik (2021)
    Dokumenter Pulau Plastik mengisahkan tiga orang dengan latar belakang musisi, ahli biologi, dan pengacara hukum yang berjuang melawan polusi limbah plastik sekali pakai di Indonesia.

Mereka menelusuri sejauh mana jejak sampah plastik yang menyusup ke rantai makanan, dampaknya terhadap kesehatan manusia, dan apa yang bisa dilakukan untuk menghentikannya.

  1. Sexy Killers (2019)
    Dirilis jelang Pilpres 2019, Sexy Killers menggambarkan bagaimana dampak dari industri pertambangan batu bara dan pembangkit listrik tenaga uap terhadap masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

Tidak hanya itu, film dokumenter ini juga mengungkap dugaan keterlibatan para pejabat dan purnawirawan dalam bisnis pertambangan.

  1. Samin vs Semen (2015)
    Dokumenter Samin vs Semen merupakan bagian dari perjalanan Ekspedisi Indonesia Biru selama perjalanan di Pulau Jawa pada Januari-Februari tahun 2015.

Film dokumenter ini bercerita mengenai pengikut ajaran Samin yang pernah menolak pembayaran pajak kepada pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1890 dan hidup di sepanjang Pegunungan Karst Kendeng, Jawa Tengah dengan sebutan Sedulur Sikep atau orang Samin.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular