Sunday, June 23, 2024
spot_img

Satu Jemaah Haji Asal Kalbar Positif COVID-19, Jalani Karantina di Batam

Hi!Pontianak – Seorang jemaah haji asal Kalimantan Barat terkonfirmasi COVID-19. Ia saat ini sedang dilakukan karantina di Batam. Namun jemaah lainnya terpantau sehat, dan disiplin protokol kesehatan.

“Alhamdulillah kita semuanya sehat, kecuali 1 orang masih tinggal di Batam, karena harus karantina 5 hari, karena hasil swab PCR di sana positif, karena sudah swab PCR di sana di sini gak lagi tapi dianjurkan prokes. Alhamdulillah semua sehat,” jelas Gubernur Kalbar, Sutarmidji, Jumat, 29 Juli 2022.

Sutarmidji menyebutkan, para jemaah datang ke Tanah Air dengan selamat. Barang bawaan juga terpantau aman tak ada hambatan. Mereka yang berasal dari kabupaten, keesokan harinya sudah dapat pulang ke daerahnya masing-masing.

“Ini kita menjemput tamu Allah, kalau Pak Wagub jemput di Batam. Saya di sini, karena banyak kegiatan. Jemaah bagus, tadi sudah tertib. Pakai masker semua. Sudah semakin disiplin. Baca doa khusyuk. Saya lihat mereka baca doa khusyuk, semua itu menunjukkan haru, sudah kembali ke Kalbar. Tak terasa 42 hari. Barang bawaan tak jadi masalah. Air zamzam bisa dibawa, semua berjalan lancar,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Sutarmidji berharap, agar tahun depan kuota jemaah haji asal Kalbar dapat meningkat. Hal tersebut diproses oleh pusat. Ia menyayangkan kepada jemaah haji yang sudah menunggu lama, namun tak bisa berangkat, karena keterbatasan usia.

“Kalau kuota, kita tergantung pada penetapan pusat. Saya sih maunya sebanyak-banyaknya. Semoga tahun depan sudah normal kembali. Kuota kita 2.000 lebih. Tahun ini 1.150. Biasanya kita di atas 2.000, sekitar 2.300-2.400,” terangnya.

“Semoga tahun depan normal. Kasihan itu yang sudah nunggu lama-lama, tahunya dibatasi. Usia 65 tahun ke bawah. 65 tahun ke atas tak bisa berangkat. Mudah-mudahan tahun depan bisa berangkat. Saya rasa, kalau dari Arab Saudi mengizinkan, itu bisa berangkat,” tukasnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular