Thursday, April 18, 2024
spot_img

Menko Perekonomian Setujui Usul Gubernur Sutarmidji Soal Logo BIMP-EAGA 2022

Hi!Pontianak – Menjelang pelaksanaan pertemuan 4 menteri yang tergabung dalam Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA), Sekretaris Daerah Kalbar, Harisson melakukan pertemuan secara virtual terkait koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Pertemuan Tingkat Menteri ke-25.

Sekda Provinsi Kalbar melaporkan persiapan Pemprov Kalbar sebagai tuan rumah event tersebut, seperti yang diterbitkan Surat Keputusan Gubernur Nomor 312 Tentang Pembentukan Panitia Daerah. Kemudian, Sekda juga mengatakan Gubernur Kalbar menginginkan kegiatan tersebut bisa berjalan dengan lancar.

Pemaparan mengenai persiapan yang akan dilakukan Pemprov Kalbar dijelaskan secara langsung oleh Asisten I Sekda Prov Kalbar yang diawali dengan Pembentukan Panitia Daerah, Desain Logo Event, Side Event, Penyambutan Tamu, Pengamanan, Medical Services, Humas, Publikasi dan Media Center, Site Visit dan City Tour, Penyiapan Materi Paparan Gubernur, hingga Welcome Dinner dan Gala Dinner.

“Secara keseluruhan Pemprov Kalbar siap untuk melaksanakan event internasional tersebut. Namun, masih perlu mendapatkan beberapa arahan dari pihak Kemenko Perekonomian RI,” jelas Harisson, Jumat, 8 Juli 2022.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI menyetujui logo yang telah ditetapkan oleh Gubernur Kalbar, dan meminta untuk segera mempublikasikan kegiatan ini kepada masyarakat dan di tempat-tempat Publik.

Edi Prio Pambudi juga memberikan apresiasi terhadap penggunaan aplikasi SIDAPON untuk penanaman mangrove yang menggunakan titik koordinat, dan pembuatan sertifikat kepada delegasi maupun pihak-pihak yang turut menanam mangrove.

“Hal tersebut dinilai sangat bagus sebagai bentuk interaksi pengalaman yang diberikan event tersebut kepada para delegasi,” ungkapnya.

Kemudian, apresiasi juga diberikan terhadap digitalisasi yang sudah dilakukan di Kalimantan Barat, terutama dalam pengendalian lingkungan dan Good Governance melalui sistem yang sangat transparan.

“Diharapkan ini bisa menjadi showcase yang bisa membuat tamu merasakan hal yang berbeda dari apa yang ada di Kalimantan Barat,” terangnya.

Pihak Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI akan melakukan kunjungan ke Kalbar pada 28 Juli 2022 untuk melihat Persiapan Raker PPID, sekaligus memeriksa kesiapan Pemprov Kalbar menjelang PTM BIMP-EAGA ke-25. (Teri)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular