Thursday, July 25, 2024
spot_img

Kisah Bos Bebek Betangas Bangkit Setelah Hampir Bangkrut Akibat Pandemi

Hi!Pontianak – Pandemi COVID-19 yang telah terjadi selama lebih dari 2 tahun memberikan dampak nyata, salah satu yang terdampak adalah sektor ekonomi khususnya di bidang usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Wabah ini menjadikan sebagian pelaku usaha tertatih-tatih untuk bangkit bahkan tidak banyak yang bisa bertahan di tengah sulitnya kondisi yang dirasakan hampir semua orang.

Hal itulah yang dirasakan oleh Septian, pemilik rumah makan Bebek Betangas di Pontianak. Pengusaha muda ini sempat sukses membuka dua cabang usaha kuliner di Pontianak sebelum masa pandemi.

“Awalnya saya memulai bisnis kecil-kecilan di depan rumah, mulai dari menjual bubur kacang ijo, sosis bakar dan akhirnya memberanikan diri untuk resign dari pekerjaan saya di Bank untuk serius menggeluti bisnis kuliner dan membuka usaha pertama saya Sambal Jambal dan Ayam Bepeloh makanan khas Pontianak. Alhamdulillah sejak 2014 bisnis kami berjalan lancar hingga berhasil membuka cabang yang kedua,” katanya.

Baca Juga

Mengenal Risky Noviandi, Fashion Enthusiast Asal Pontianak yang Suka Mengenakan Outfit Berkain

Mengenal Eko Susanto, Sosok di Balik Suksesnya Festival Bless This Fest

Namun saat pandemi menerjang di awal tahun 2020, ia rela menjual beberapa aset miliknya untuk menggaji para karyawan dan membayar ruko yang disewa agar bisa bertahan di masa pandemi. Bahkan ia sempat berpikir untuk menutup seluruh usahanya karena tidak mendapatkan akses permodalan dari berbagai Bank.

“Namun sejak pandemi tahun 2020 bisnis kami sempat goyah, omzet yang biasanya kami gunakan untuk memutar usaha drop hingga kami memutuskan untuk hanya membuka pesanan online melalui GoFood saja saat itu” sambungnya.

Disaat dirinya hampir bangkurt dan ingin menutup usaha yang dirintisnya dengan penuh peruangan itu, Septian mendapatkan informasi pinjaman bernama GoModal.

GoModal by Findaya adalah solusi pinjaman modal usaha dari GoTo Financial yang merupakan bagian dari Grup GoTo. Produk layanan jasa keuangan dari Findaya ini ditujukan kepada para mitra usaha GoFood yang ada di aplikasi GoBiz. GoModal bertujuan untuk meningkatkan skala bisnis UMKM, terutama bagi UMKM yang memiliki akses pendanaan yang terbatas.

“Saat genting itu saya sempat beberapa kali mengajukan pinjaman modal dari perbankan namun ditolak dengan alasan tertentu hingga suatu hari saya membaca informasi mengenai GoModal dan memutuskan untuk mengajukan berkas permohonan dan Alhamdulillah diterima nominalnya lumayan sebesar 200juta sejak saat itu menjadi titik balik saya membangun kembali bisnis saya dari 0,” ungkap Septian.

baca Juga

Dinas TPH Kalbar Sebut Jurnalis Berperan Penting Kenalkan Produk UMKM

PLN Sukses Konversi 1.000 Kompor LPG ke Kompor Induksi

Bermodalkan pinjaman tersebut Septian kembali membuka usaha kulinernya dengan membeli beberapa peralatan dan menyewa ruko. Kemudian ia juga membuka usaha baru yaitu Bebek Betangas dan Lalapan terasi Ulek.

“Bisa dibilang saya punya hutang budi terhadap Gojek, Untuk itu saya berinisiatif membagikan sedikit rezeki kami dengan memberikan makanan prasmanan gratis bagi mitra driver yang mengambil orderan di restoran kami” paparnya.

Menurut Septian, kunci sukses bisnis kuliner yang dijalankan saat ini tidak lepas dari pemanfaatan aset digital yang ia gunakan seperti Instagram dan memaksimalkan fitur GoBiz dari aplikasi Gojek.

“Saat memulai usaha kembali saya benar-benar memaksimalkan fitur promo yang difasilitasi oleh GoFood, Kami sangat terbantu karena secara fitur sangat mudah gunakan dan bisa di sesuaikan dengan budget yang kami miliki, utamanya saat itu restoran kami baru jadi lebih mudah di akses oleh pelanggan dengan banner promo yang dihadirkan di halaman GoFood, Alhamdulillah perlahan restoran kami dikenal dan omzet kembali membaik” tutupnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular