Sunday, May 19, 2024
spot_img

Kereta Cepat Trans Borneo Bakal Lintasi 3 Negara Sekaligus

Pontianak Today – Pulau Kalimantan akan terhubung lebih cepat dengan adanya jaringan kereta berkecepatan tinggi bernama Trans Borneo Railway (TBR). Kabar baiknya, kereta cepat ini akan melintasi tiga negara sekaligus, yakni Brunei Darussalam, Malaysia, dan Indonesia.

Proyek TBR yang digarap Brunergy Utama, perusahaan Brunei Darussalam ini menyebutkan TBR akan dibangun dalam dua tahap dengan rute sepanjang 1.620 kilometer (km) dan rata-rata rute antarstasiun 150 km. Kereta juga akan melesat dengan kecepatan 300 hingga 350 km per jam dan setiap perjalanan memakan waktu sekitar 30 menit.

Tahap pembangunan pertama akan fokus pada pembangunan jalur utama sepanjang 1.500 km yang menghubungkan Brunei Darussalam, Sarawak dan Sabah di Malaysia, dan Kalimantan Barat di Indonesia. Dimulai dari Kota Pontianak, Kalimantan Barat, dan berakhir di Kota Kinabalu, Sabah, yang merupakan kawasan ekonomi utama.

Rute tersebut akan mencakup kota-kota seperti Kota Kinabalu, Kimanis/Papar, Beaufort. Kemudian berlanjut Sipitang, Lawas, Bangar, Limbang, Bukit Panggal, Miri, Bintulu, Sibu, Sri Aman, Kuching, Sambas Singkawang, Mempawah, dan Pontianak.

Tahap kedua TBR akan melibatkan Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur yang menghubungkan jalur utama dengan Samarinda dan ibu kota baru Indonesia, Nusantara. Pembangunan jalur tahap kedua ini melibatkan stasiun dari Bukit Panggal (di Brunei) hingga Long Seridan, Ba’ Kelalan, Long Bawan, Malinau, Tanjung Selor, Tandjungredeb, Pengadan, Lubuk Tutung, Bontang, Samarinda, dan Balikpapan.

TBR akan menampung sebanyak empat terminal yang berfungsi sebagai hub utama angkutan massal dengan total 24 stasiun di seluruh pulau. Kedua jalur kereta api tersebut akan terhubung di distrik Tutong, Brunei yang berada di lokasi strategis dan berfungsi sebagai hub pusat TBR.

Jenis kereta yang digunakan TBR sendiri adalah kereta berkecepatan tinggi atau kereta peluru (bullet train) yang mampu melesat dengan kecepatan maksimum 320 km per jam atau lebih. Untuk membangun proyek TBR ini, Brunergy Utama membutuhkan dana sekitar Rp 1.114 triliun (kurs Rp 15.925/US$).

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular