Friday, June 21, 2024
spot_img

Kasus Narkoba Meningkat di Ketapang, 47 Petugas Lapas Dites Urine

Hi!Ketapang – Guna mendeteksi dini potensi keterlibatan petugas Lapas terhadap penyalahgunaan narkoba, Lapas Kelas II B Ketapang melakukan tes urine kepada 47 petugasnya, pada Selasa, 14 Juni 2022 lalu.

“Tren kasus narkoba meningkat cukup tinggi di Ketapang, makanya langkah ini kita lakukan sebab kami tidak mau petugas pemasyarakatan terlibat dan kami wajib melakukan deteksi dini, salah satunya dengan tes urine petugas,” ungkap Ika Yusanti selaku Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat.

Ika melanjutkan, jika ada petugas yang kedapatan ditemukan petugas positif mengkonsumsi narkoba, maka pihaknya bakal melakukan pembinaan.

Kapolres Ketapang AKBP Yani Permana yang melihat langsung dalam tes tersebut mengaku kalau pihaknya selalu siap jika sewaktu-waktu diperlukan dalam upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika di Ketapang, khususnya di Lapas Ketapang.

“Hasil tes urine pegawai Lapas semuanya negatif, ini sebagai upaya pencegahan peredaran narkoba di Ketapang, khususnya di instansi-instansi terkait,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Lapas (Kalapas) Kelas II B Ketapang, Ali Imran mengatakan, kegiatan ini merupakan komitmen dan langkah konkret untuk memerangi narkoba serta perwujudan pelaksanaan perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan.

“Tentang 3+1, yaitu deteksi dini, berantas narkoba, sinergi dengan Aparat Penegak Hukum dan penerapan Prinsip Dasar Pemasyarakatan, yaitu Back to Basic,” tukasnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular