Tuesday, April 23, 2024
spot_img

Kalbar Curi Perhatian di Rainforest Festival Lewat Kapuas Berlayar

Hi!Pontianak – Festival terbesar di Malaysia, Rainforest World Music Festival 2022 digelar 17-19 Juni 2022. Festival musik dunia tersebut menjadi pembuka festival musik di Malaysia pasca-pandemi.

Rainforest festival digelar di Sarawak Culture Village, Kuching, dengan menampilkan grup musik dari 20 negara. Tak hanya menyuguhkan musik, penampilan seni budaya dari berbagai belahan dunia turut dihadirkan di depan puluhan ribu penonton yang hadir.

Salah satu booth yang menjadi perhatian adalah booth Kapuas Berlayar. Komunitas yang menaungi industri kreatif Kalimantan Barat ini, menjadi booth yang paling banyak dikunjungi di area festival seluas 17 hektar ini.

Kapuas Berlayar memamerkan foto dan video yang merepresentasikan keindahan alam dan wisata di Kalimantan Barat. Secara spesifik, Kapuas Berlayar menampilkan eksotisme keindahan di ekor Pulau Kalimantan, tepatnya di Temajok. Selain Temajok, Kapuas Berlayar juga memperkenalkan keindahan alam Bengkayang sebagai ‘Negeri 1.000 Riam’.

Kalbar Curi Perhatian di Rainforest Festival Lewat Kapuas Berlayar (1)
Pengunjung mendatangi booth Kapuas Berlayar. Foto: Dok. Istimewa

Kapuas Berlayar turut memamerkan hasil karya para pengrajin Bengkayang dan Sambas. Songket Sambas dan Cual Bengkayang menjadi salah satu yang paling menarik dipamerkan.

Memedaeng sebagai koordinator Kapuas Berlayar mengatakan, Rainforest Festival menjadi batu loncatan bagi wisata dan karya seni Kalbar untuk dikenal lebih luas.

“Potensi wisata Kalbar sangat bagus, di Rainforest World Music Festival, penonton yang datang dari seluruh dunia. Ini menjadi momen kita untuk memperkenalkan potensi wisata, seni dan budaya Kalimantan Barat,” kata Memedaeng.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular