Sunday, May 19, 2024
spot_img

Ini yang Perlu Kamu Lakukan Setelah Orang Tua Meninggal

Pontianak Today – Selepas kepergian orang tua meninggal dunia tentu memberikan perasaan duka mendalam. Namun, ternyata ada beberapa hal yang perlu dilakukan setelah mereka tiada, khususnya mengenai urusan administratif.

Apa saja? Berikut hal-hal yang perlu dilakukan setelah orang tua meninggal dunia.

  1. Membuat Surat Keterangan Kematian

Surat keterangan kematian merupakan dokumen pertama yang harus dibuat selepas meninggalnya seseorang. Apabila wafatnya di rumah silahkan membawa surat pengantar dari RT/RW setempat, namun apabila wafatnya di rumah sakit dapat meminta surat pengantar dari dokter. Bawalah surat pengantar tersebut ke kelurahan untuk membuat surat keterangan kematian dan diserahkan ke kecamatan untuk disahkan..

  1. Membuat Akta Kematian

Akta kematian dapat dibuat di Dukcapil, ini merupakan dokumen penting untuk administrasi almarhum. Syarat yang harus dipenuhi dengan membawa KTP dan KK asli almarhum, surat keterangan kematian, fotokopi KTP dan KK pelapor yang merupakan ahli waris berusia 21 tahun atau dikuasakan, KTP asli pasangan jika masih hidup.

  1. Dokumen Finansial

Ahli waris perlu membuat surat keterangan dan menunjuk orang yang dikuasakan untuk mengurus hal-hal terkait finansial. Perlunya mengumpulkan semua dokumen finansial almarhum seperti rekening bank, pinjaman, gadai, kartu kredit, dan asuransi. Hal ini membantu agar tagihan dan premi tidak berlanjut.

  1. Surat Keterangan Ahli Waris

Surat ini berguna sebagai dokumen untuk mengurus rekening tabungan almarhum di bank. Buatlah surat ini di kantor kelurahan dan diserahkan ke kecamatan untuk disahkan. Dokumen yang diperlukan sebagai syarat ialah surat pengantar keterangan ahli waris dari kelurahan, akta kematian, buku nikah, akta kelahiran anak-anak, fotokopi KTP dan bukti pelunasan PBB tahun berjalan.

  1. Pencairan Rekening Tabungan

Proses pencairan rekening tabungan dapat berbeda di setiap bank. Silahkan membawa fotokopi akta kematian yang sudah dilegalisir, fotokopi KK, fotokopi buku nikah, KTP asli nasabah dan ahli waris, surat keterangan ahli waris, dan surat kuasa ahli waris jika diperlukan.

  1. Menonaktifkan BPJS Kesehatan

Menonaktifkan tagihan BPJS kesehatan almarhum agar tidak terus berjalan. Proses bisa dilakukan secara online melalui Pandawa (Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp) atau langsung ke kantor BPJS. Dokumen yang diperlukan ialah akta kematian, KTP almarhum, KK, dan Kartu BPJS almarhum jika ada.

Itulah hal-hal yang harus dilakukan untuk mengurus administrasi selepas kematian orang tua. Pastikan untuk mengikuti langkah dan petunjuk dengan cermat.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular