Sunday, June 23, 2024
spot_img

Gubernur Sutarmidji Papah 3 Calon Jemaah Haji Kalbar yang Pakai Kursi Roda

Hi!Pontianak – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, mempapah tiga jemaah haji ke dalam bus, yang akan berangkat ke Batam, pada Rabu pagi, 15 Juni 2022. Ketiga jemaah haji asal Kalbar tersebut menggunakan kursi roda, sehingga pada saat akan masuk ke bus menuju Bandara Supadio Pontianak, ia digotong atau dipapah Gubernur bersama petugas jemaah haji lainnya.

Sutarmidji mengatakan seharusnya hal tersebut tak terjadi. Para jemaah haji yang menggunakan kursi roda, kata Midji, sebaiknya berangkat dengan menggunakan ambulans khusus menuju Bandara Supadio Pontianak.

“Alhamdulillah, kondisi calon jemaah haji sehat, cuma ada tiga orang yang pakai kursi roda. Nanti yang pakai kursi roda jangan dinaikkan ke bus, langsung pakai ambulans saja, supaya lebih mudah, dari pada naik bus tapi semua berjalan dengan baik hingga pelepasan,” jelas Midji.

Total jemaah haji di Kalbar yang berangkat ke tanah suci tahun ini berjumlah 1.146 orang (termasuk petugas). Namun pada penerbangan pertama, terdapat 444 orang yang berangkat.

“Kita kloter kedua dari Batam, langsung ke Madinah dulu. Nanti setelah gelombang pertama ini, mungkin lebih cepat,” ucap Midji.

Yang menjadi evaluasi pada pelaksanaan haji ini adalah para jemaah haji yang menggunakan kursi roda disarankan untuk menggunakan ambulans saat berangkat ke Bandara. Selanjutnya, kata Midji, pada saat masuk ke bus masih ada jemaah yang membincing plastik yang berisi makanan dan minuman.

“Supaya lebih cepat, tas yang harusnya masuk bagasi langsung dimasukkan, agar mereka langsung masuk ke bus cepat. Tadi masih ada yang bawa tas, bincingan plastik. Kan di pesawat ada air, jadi jangan bawa yang begitu-gitu. Air kan ada di mana-mana, jadi jangan bawa begitu-gitu, merepotkan mereka,” tegas Midji.

Gubernur Sutarmidji meminta agar panitia haji menggunakan ambulans khusus untuk membawa calon jemaah haji kalbar yang menggunakan kursi roda ke Bandara Supadio Pontianak. Foto: Teri/Hi!Pontianak Ia juga mengingatkan kepada jemaah haji yang pergi ke tanah suci, untuk dapat tetap mengenakan masker, menjaga kesehatan tubuh, karena di Makkah suhunya mengapai 46 derajat.

“Jaga kesehatan, masker selalu pakai. Masker harus dipakai, jangan sampai lengah, biar dia di Batam, apalagi di Makkah. Kan pakai masker gak batal kan ibadah. Karena kita menjaga kesehatan, kita beribadah. Itukan ikhtiar. Di Makkah kemarin suhu 46 derajat, kalau di Madinah kalaupun, panas suasana udaranya dingin,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Kalbar, Harisson, mengatakan, tak ada barang bawaan jemaah haji yang ditahan, karena kata Harisson, para petugas haji juga sudah memberitahukan terkait barang-barang yang diperbolehkan atau tidak untuk dibawa.

“Jadi barang-barang mereka sudah tertib, ini tidak terlepas dari peran petugas haji di daerah masing-masing, mengingatkan barang-barang apa saja yang boleh dan tidak boleh dibawa di pesawat,” papar Harisson.

hasil swab PCR anggota jemaah haji asal Kalbar yang berangkat pada penerbangan pertama ini dinyatakan negatif semua. Ia juga berharap agar jemaah haji di sana dapat menjaga kondisi kesehatan tubuh.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular