Thursday, February 22, 2024
spot_img

Biji Bunga Matahari Lekat dengan Orang Tionghoa, Ini Alasannya

Pontianak Today – Biji bunga matahari atau kuaci merupakan camilan ringan yang dapat dikonsumsi di mana dan kapan saja, termasuk saat perayaan Imlek.

Siapa sangka, biji bunga matahari menjadi camilan khas Imlek yang sangat melekat dengan kebiasaan sehari-hari orang Tionghoa. Hal ini dapat dilihat melalui masyarakat Tionghoa yang begitu cepat dalam memecahkan biji bunga matahari.

Ketika orang Tionghoa memecahkan biji bunga matahari, mereka tidak hanya berkutat dengan bijinya, tetapi juga berurusan dengan budaya, cita rasa tahun baru, dan tradisi.

Biji bunga matahari selalu dimakan di saat-saat paling sederhana dan menyenangkan bagi masyarakat Tionghoa, seperti saat sedang merayakan hari raya, saat berkumpul bersama keluarga dan teman, saat merasa bosan, atau saat meminum teh dengan teman. Bahkan sebutir biji bunga matahari kecil dapat membuktikan ikatan sosial yang penting, loh.

Di beberapa tempat, memecahkan biji bunga matahari dianggap sebagai jalan keluar dari kemiskinan dan juga melambangkan kemakmuran di tahun mendatang.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular