Tuesday, July 16, 2024
spot_img

Bawaslu Sekadau Gelar Fasilitasi Penguatan Pemahaman Kepemiluan kepada Disabilitas

Hi!Sekadau – Bawaslu Kabupaten Sekadau menyelenggarakan fasilitasi penguatan pemahaman kepemiluan kepada disabilitas di Hotel Vinca Borneo, Kamis, 23 Juni 2022. Bawaslu Kabupaten Sekadau menggencarkan sosialisasi terkait tahapan pengawasan pemilu 2024 mendatang.

Ketua Bawaslu Sekadau, Nur Soleh mengungkapkan, dengan melibatkan penyandang disabilitas, pihaknya mengajak mereka untuk lebih aktif terhadap pengawasan partisipatif di pemilu 2024.

“Ini penting karena Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri untuk melakukan pengawasan, pencegahan terhadap pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh peserta politik ataupun pihak lainnya yang dilarang melakukan tindakan-tindakan terkait netralitas,” kata Nur Soleh usai kegiatan.

Melalui kegiatan ini pula, Bawaslu Kabupaten Sekadau juga mendorong penyandang disabilitas untuk bergerak dan peduli terhadap pelaksanaan pesta demokrasi pada 2024 mendatang.

Berbagai langkah dilakukan Bawaslu untuk melakukan penguatan pengawasan partisipatif. Mulai dari membangun kemitraan dan kerja sama dengan pemda, akademisi serta Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Sekadau.

Bawaslu Sekadau Ajak Penyandang Disabilitas Aktif Awasi Pemilu 2024 (1)
Ketua Bawaslu Kabupaten Sekadau memberikan sambutan. Foto: Dina Mariana/Hi!Pontianak

“Kita sudah melakukan MoU dengan Bupati Sekadau terkait Gerakan Sadar Pengawasan Pemilihan Umum di tingkat desa atau Gardu. Selain itu, kita juga melakukan MoU dengan Institut Teknologi Keling Kumang terkait pertukaran sumber daya manusia untuk lebih aktif kembali basis-basis akademisi terlibat terhadap pengawasan partisipatif pemilu 2024,” jelas Nur Soleh.

Bahkan, hari ini Bawaslu juga menandatangani MoU dengan PPDI Kabupaten Sekadau agar mereka lebih paham tentang tahapan-tahapan pemilu. Selain itu, mereka juga diberikan pemahaman bahwa untuk penyelenggara teknis pemilu adalah KPU. Sementara, dalam hal pengawasan semua pelaksanaan tahapannya dilakukan oleh Bawaslu.

“Kita melihat ini penting agar mereka terlibat secara aktif. Kalau semua komponen ini sudah bergerak otomatis menuju demokrasi yang lebih baik itu akan terwujud,” ucap Nur Soleh.

Melalui fasilitasi penguatan pemahaman kepemiluan kepada disabilitas ini, Nur Soleh, berharap penyandang disabilitas bisa bergerak melakukan gerakan-gerakan sosial.

“Sebagai warga negara mereka juga punya hak untuk memilih juga dipilih,” ujarnya.

Bawaslu Sekadau Ajak Penyandang Disabilitas Aktif Awasi Pemilu 2024 (2)
Foto bersama kegiatan fasilitasi penguatan pemahaman kepemiluan kepada disabilitas. Foto: Dina Mariana/Hi!Pontianak

Sementara itu, Ketua PPDI Kabupaten Sekadau, Budi Santoso mengucapkan terima kasih kepada Bawaslu yang telah memfasilitasi penyandang disabilitas terkait pemilu 2024.

“Teman-teman penyandang disabilitas itu punya hak yang sama, untuk dipilih dan memilih,” ungkapnya.

Ia juga berharap ke depan penyelenggara pemilu bisa memetakan tempat pemilihan agar lebih ramah bagi penyandang disabilitas. Menurutnya, tempat pemilihan dinilai masih kurang ramah bagi penyandang disabilitas.

“Saya harap ke depan tempat pemilihan lebih ramah bagi penyandang disabilitas agar mereka mudah untuk memilih para pemimpinnya,” harapnya.

Fasilitasi penguatan pemahaman kepemiluan kepada disabilitas ini juga dihadiri Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Sekadau Drianus Saban dan Marikun, Sekretaris Dinsos, PP dan PA Kabupaten Sekadau Acung Yulius dan Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Kesbangpol Kabupaten Sekadau Hermanto. Kegiatan tersebut juga dihadiri Anggota Bawaslu Sekadau Tiodorus Sutet dan Al Aminuddin.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular