Tuesday, April 23, 2024
spot_img

8 Tipe Pasangan Toxic yang Perlu di Hindari

Hi!Pontianak – Kamu mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah toxic relationship atau hubungan beracun. Istilah ini menggambarkan sebuah hubungan yang tidak sehat.

Saat kamu memiliki pasangan yang toxic, bukan hanya sulit untuk ditangani tapi juga merugikan keberadaan dan kemajuan hidupmu. Hubungan seharusnya terjalin dengan memenuhi dan membantumu menjadi orang yang lebih baik, bukan memisahkan dan membuat hidup menjadi tak layak.

Dalam hubungan yang toxic, kamu mungkin secara konsisten merasa lelah atau tidak bahagia setelah menghabiskan waktu bersama pasanganmu. Hubungan yang kamu jalani pun tidak lagi terasa menyenangkan, padahal kamu mencintai pasanganmu.

Nah, agar kamu tidak terjebak dengan hubungan toxic, berikut beberapa tipe pasangan toxic yang seharusnya kamu jauhi seperti dikutip dari Lifehack.

1. Pasangan yang Cemburuan

Ilustrasi cemburu kepada pasangan. Foto: Shutter Stock
Ilustrasi cemburu kepada pasangan. Foto: Shutter Stock

Cemburu di dalam hubungan adalah hal wajar. Tapi, jika terlalu berlebihan maka hubungan dapat menjadi rusak. Cemburu berlebihan dapat membuat hubungan menjadi toxic.

2. Pasangan yang Mendominasi

Ilustrasi pasangan. Foto: Stockbusters/Shutterstock
Ilustrasi pasangan. Foto: Stockbusters/Shutterstock

Suatu hubungan seharusnya enggak mengubahmmu menadi robot. Pasangan harus mendukung dan mengambil tindakan yang ideal dalam setiap keputusanmu. Jika pasanganmu terlalu mengendalikanmu, kamu harus paham bahwa kamu tengah menjalin hubungan dengan orang yang toxic.

3. Pasangan Insecure

Ilustrasi pasangan suami istri. Foto: Shutter Stock
Ilustrasi pasangan suami istri. Foto: Shutter Stock

Jika pasanganmu terlalu insecure, sudah enggak ada yang bisa kamu katakan atau coba lakukan untuk meyakinkan pasanganmu. Bahkan, ketika kamu telah menawarkan banyak bukti untuk membuatnya menerima dan percaya pada cintamu, dia tetap akan merasa insecure. Pasangan yang toxic dapat menghilangkan energi positifmu dan sering menjadi gangguan yang membuatmu frustasi.

4. Pasangan yang Perfeksionis

Ilustrasi pasangan. Foto: Shutter Stock
Ilustrasi pasangan. Foto: Shutter Stock

Sangat menyenangkan berada di dalam hubungan dengan orang yang perfeksionis, karena mereka akan mendorong lebih banyak tujuan dan tindakan. Tapi, hal ini bisa menjadi berlebihan dan obsesif jika dia menginginkan segala sesuatu di dalam hidupmu dan hubunganmu. Orang-orang yang sangat perfeksionis ini akan selalu mencari kekurangan dari dirimu dan membuat kamu enggak menikmati hubungan tersebut.

5. Pasangan Narsis

Ilustrasi Pasangan. Foto: New Africa/shutterstock
Ilustrasi Pasangan. Foto: New Africa/shutterstock

Tipe pasangan ini mungkin mencintai dan memujamu. Enggak ada yang salah kecuali dia memperlakukanmu seperti aksesoris. Pasangan tipe ini adalah sosok yang materialistis dan lebih mementingkan penampilan fisiknya. Jika kamu ingin meningkatkan harga dirimu, kamu harus menghindari hubungan dengannya.

6. Pasangan yang Selalu Menyalahkan

Ilustrasi Pasangan Egois Foto: Dok. Shutterstock
Ilustrasi Pasangan Egois Foto: Dok. Shutterstock

Tipe pasangan ini adalah sosok yang enggak pernah salah dan enggak bertanggung jawab atas kesalahannya. Kamu selalu merasa frustrasi dan kecewa terhadapnya. Jika kamu selalu disalahkan oleh pasangan untuk hal-hal yang enggak kamu ketahui, maka kamu tengah menjalin hubungan dengan orang yang toxic.

7. Kompetitif

Ilustrasi pasangan bertengkar. Foto: Shutterstock
Ilustrasi pasangan bertengkar. Foto: Shutterstock

Meskipun pasanganmu mengatakan bahwa ia mencintaimu dan akan melakukan apa saja untukmu, dia hanya tetap melihatmu sebagai pesaing bukan pasangan. Dia enggak pernah ingin kalah darimu. Kejatuhanmu adalah sesuatu yang dia hargai karena melihat ini sebagai kesempatan untuk mengangatkmu kembali.

8. Pasangan Tukang Bohong

Ilustrasi pasangan bertengkar saat traveling Foto: Shutter Stock
Ilustrasi pasangan bertengkar saat traveling Foto: Shutter Stock

Berbohong sudah menjadi sifat hanya karena takut, ragu, atau khawatir. Tetapi, ada pasangan yang merupakan pembohong kronis. Ia berbohong sepanjang waktu. Ia berbohong untuk sebagai sarana mendapatkanmu.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular