Sunday, May 19, 2024
spot_img

7 Waktu Mustajab untuk Berdoa, Termasuk saat Puasa

Pontianak Today – Berdoa merupakan permohonan seorang hamba kepada Tuhan-Nya terkait apa yang diinginkan agar bisa tercapai. Allah SWT telah memerintahkan seluruh hamba-Nya untuk berdoa kepada-Nya, seperti yang termaktub dalam surah Al-Baqarah ayat 186:

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku Kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran.”

Berdoa dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja dalam kondisi apapun. Namun, terdapat sejumlah waktu mustajab untuk berdoa bagi umat Muslim agar permohonannya cepat dikabulkan oleh Allah SWT.

Berikut ini waktu mustajab untuk berdoa kepada Allah SWT yang wajib diketahui, termasuk ketika puasa.

  1. Jeda antara azan dan iqomah
    Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

“Doa itu tidak tertolak (jika dipanjatkan di antara) adzan dan iqamah.” (HR. Tirmidzi no. 212 dan 3595, dinilai shahih oleh Syaikh Al-Albani)

  1. Ketika azan berkumandang
    Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

“Doa tidak tertolak pada dua waktu, atau minimal kecil kemungkinan tertolaknya. Yaitu ketika adzan berkumandang dan saat perang berkecamuk, ketika kedua kubu saling menyerang.” (HR. Abu Daud, 2540, Ibnu Hajar Al Asqalani dalam Nata-ijul Afkar, 1/369, berkata: “Hasan Shahih”)

  1. Ketika hendak berbuka
    Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

“Sesungguhnya do’a orang yang berpuasa ketika berbuka tidaklah tertolak.” (HR. Ibnu Majah no. 1753)

  1. Ketika malam lailatul qadr
    Seperti dalam sebuah hadits, Aisyah radhiyallahu anha bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wahai Rasulullah, ajarkan kepadaku sebuah doa yang harus ku ucapkan saat aku tahu bahwa suatu malam adalah malam lailatul qodr!”

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Katakanlah: “Ya Allah Engkau Maha Pemaaf. Suka memaafkan. Maka maafkanlah aku!” (HR. at-Tirmidzi no. 3113. Al-Albani berkata, “Shahih”)

  1. Ketika puasa
    Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:

“Tiga orang yang doanya tidak tertolak: pemimpin yang adil, orang yang berpuasa sampai ia berbuka, dan doa orang yang terzalimi, Allah akan mengangkatnya di bawah naungan awan pada hari kiamat, pintu-pintu langit akan dibukakan untuknya seraya berfirman: Demi keagunganKu, sungguh Aku akan menolongmu meski setelah beberapa saat.” (HR Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)

  1. Pada hari Jumat setelah asar
    Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

“Dua belas jam pada hari Jumat di antaranya terdapat waktu yang seorang hamba Muslim tidaklah meminta sesuatu kepada Allah di waktu tersebut, kecuali Allah mengabulkan permintaannya. Maka carilah waktu tersebut di akhir waktu setelah Asar.” (HR Abu Daud, al-Nasa’i, al-Hakim dan al-Baihaqi)

  1. Sepertiga malam terakhir (waktu sahur)
    Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

”Rabb kita turun ke langit dunia pada setiap malam yaitu ketika sepertiga malam terakhir. Allah berfirman, ’Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan. Barangsiapa yang meminta kepada-Ku, niscaya Aku penuhi. Dan barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku ampuni.” (HR. Bukhari no. 1145 dan Muslim no. 1808)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular